Kapal Bermuatan Batu Bara Tenggelam di Sungai Barito, Satu Orang Proses Pencarian

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 18:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : BASARNAS

FOTO : BASARNAS

pro1.id, BARITO KUALA – Sebuah kapal kelotok bermuatan batu bara karungan dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Barito, tepatnya di depan PT Australbyna, Kalimantan Selatan, pada Jumat (3/10) sekitar pukul 11.10 WITA. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin segera menggelar operasi SAR untuk mencari satu korban yang masih dinyatakan hilang.

Berdasarkan laporan Aipda Mathias, anggota Polair Polda Kalsel, kapal kelotok tanpa nama sepanjang 6,5 meter itu membawa sekitar 1.000 karung batu bara dan ditumpangi enam orang. Kapal tersebut mengalami kebocoran akibat air masuk ke lambung kapal karena pompa tidak berfungsi. Dalam waktu singkat, kapal pun karam.

Dari enam orang di atas kapal, lima berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian. Namun, satu orang penumpang atas nama Ahmad Fauzi dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Baca Juga :  Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Operasi SAR Dikerahkan

Basarnas Banjarmasin menerima laporan kejadian pada pukul 15.03 WITA dan segera mengerahkan dua tim penyelamat ke lokasi:

  • Tim Rescue Basarnas Banjarmasin dengan 10 personel menggunakan KN 407 dari Dermaga SAR Basirih.

  • Dukungan dari unsur SAR gabungan, di antaranya:

    • KP XIII-Barito 3001

    • KP XIII-1008

    • Polairud Polda Kalsel

    • Satpolair Polresta Banjarmasin

    • Relawan Water Rescue

Peralatan yang digunakan dalam operasi SAR meliputi kapal KN 404, perangkat Aqua Eye, peralatan selam, komunikasi, dan perlengkapan perorangan lainnya.

Cuaca di lokasi dilaporkan cerah dan cukup mendukung proses pencarian. Namun, hingga berita ini diturunkan, korban Ahmad Fauzi masih belum ditemukan.

Baca Juga :  Jumlah Korban Diduga Keracunan Makanan MBG di Martapura Naik Jadi 75 Orang

Imbauan Keselamatan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, S.E., M.A.P., menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan.

“Begitu mendapat informasi, tim kami langsung menuju lokasi dengan membawa personel dan perlengkapan lengkap. Upaya pencarian masih terus dilakukan dengan dukungan penuh dari unsur SAR gabungan. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar korban segera ditemukan,” ujarnya.

Basarnas juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi sungai, untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan pelayaran, termasuk kondisi kapal dan kelengkapan alat keselamatan sebelum berlayar.

 

Berita Terkait

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Desa Lok Tamu, Polisi Lakukan Penyelidikan
Anak 10 Tahun Diduga Tenggelam di Danau Galian Tanah Bumbu, Tim SAR Lakukan Pencarian
Tiga Kamar Asrama Santri Ponpes Nurul Iman Ma’had Ba’abud Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Kipas Angin
Mobil Angkutan Umum Terbakar di Halaman Masjid Al Karomah Martapura
Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Desa Lok Tunggul, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Pria Asal Banjarbaru Ditemukan Meninggal di Desa Penggalaman Martapura Barat

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:11 WITA

Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:14 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Desa Lok Tamu, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:07 WITA

Anak 10 Tahun Diduga Tenggelam di Danau Galian Tanah Bumbu, Tim SAR Lakukan Pencarian

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:05 WITA

Tiga Kamar Asrama Santri Ponpes Nurul Iman Ma’had Ba’abud Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Kipas Angin

Berita Terbaru