pro1.id, MARTAPURA – Seorang pemuda bernama Abizar (20), warga Sungai Jingah, Kabupaten Banjar, dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, kawasan Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kalimantan Selatan. Kejadian berlangsung pada Senin sore, saat korban sedang berlatih berenang di sungai tersebut.

Laporan pertama diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin dari seorang saksi bernama Enoy, rekan korban, sekitar pukul 18.45 WITA. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, peristiwa bermula ketika korban mencoba berenang ke tengah sungai saat kondisi air surut. Namun, derasnya arus membuat korban terseret hingga akhirnya menghilang dari permukaan.
Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue Basarnas Banjarmasin yang terdiri dari 10 personel segera diberangkatkan pukul 19.05 WITA. Mereka menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Car D-Max, serta membawa perlengkapan lengkap termasuk perahu karet bermesin, alat selam, alat komunikasi, dan Aqua Eye untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah permukaan air.
Perjalanan menuju lokasi pencarian memakan waktu sekitar satu jam, dengan jarak tempuh sekitar 32 kilometer dari kantor SAR. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran di permukaan sungai, dibantu oleh unsur lain seperti BPBD Kabupaten Banjar dan Damkar Kabupaten Banjar.
Hingga laporan ini disusun, proses pencarian masih berlangsung dengan kondisi cuaca di lokasi yang terpantau cerah.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, S.E., M.A.P., menegaskan bahwa pencarian akan dilakukan secara maksimal dengan dukungan penuh dari berbagai unsur SAR.
“Kami terus berupaya keras agar korban bisa segera ditemukan. Tim di lapangan akan menyisir sungai baik di permukaan maupun di bawah air menggunakan peralatan yang tersedia,” ungkapnya.
Pihak Basarnas juga terus menjalin komunikasi intensif dengan keluarga korban dan aparat setempat demi kelancaran dan keselamatan selama proses pencarian berlangsung.









