Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 04:44 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, TANAH LAUT – Event lari lintas alam bertajuk Borneo Biometrial Run 2026 sukses digelar dan menjadi ajang perdana trail run di Kabupaten Tanah Laut sebagai rangkaian peringati hari bumi sedunia 2026 di Pantai Batakan Baru, Minggu (26/04/2026).

Kegiatan ini diinisiasi mahasiswa Mapala Piranha dari Universitas Lambung Mangkurat dengan konsep lintasan unik yang memadukan dua ekosistem, yakni pegunungan dan pesisir pantai.

Ketua pelaksana kegiatan, Rizky Ardiana, menjelaskan bahwa konsep “biometrial” diangkat dari keberagaman medan yang dilalui peserta.

“Kegiatan ini menggunakan dua medan utama, yaitu pegunungan dan pantai. Itu yang menjadi dasar kami menggunakan istilah biome,” ujarnya.

Ia menyebutkan, terdapat beberapa kategori lomba yang dipertandingkan, yakni 25 kilometer untuk umum putra dan putri, serta kategori pecinta alam, ditambah kategori 7 kilometer.

“Total peserta sekitar 194 orang, bahkan ada yang datang dari luar daerah seperti Balikpapan dan Malang serta daerah lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  DKPP Banjar Bersama Akademisi ULM Uji Aquanotes, Teknologi Pemantau Kualitas Air untuk Tingkatkan Produktivitas Budidaya Ikan

Untuk pemenang, panitia menyiapkan piala, piagam serta uang pembinaan bagi juara 1 hingga 3, ditambah berbagai doorprize.

Lebih dari sekadar ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana pengembangan kapasitas anggota Mapala Piranha dalam kegiatan luar ruang.

“Tujuan utamanya untuk menambah pengalaman dan skill anggota di bidang outdoor, sekaligus membangun relasi dengan berbagai pihak,” tambah Rizky.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari pihak akademisi. Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) ULM, Untung Bijaksana, mengapresiasi pelaksanaan event tersebut.

“Ini bukan hanya olahraga, tapi juga membawa pesan lingkungan, terutama dalam pengurangan sampah plastik yang dampaknya jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan dari Rektor ULM agar terus menjaga alam kita dari sampah plastik karena penguraian sangat lama yang membuat alam akan rusak.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, menilai event ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agenda tahunan.

Baca Juga :  Panen Ikan Papuyu di Karang Intan, Pemkab Banjar Dorong Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

“Ini event trail run pertama di Tanah Laut. Selain olahraga, ini juga bagian dari promosi pariwisata daerah,” katanya.

Ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat digelar lebih besar dan menarik lebih banyak peserta, termasuk dari tingkat nasional.

Salah satu peserta, Iren asal Kalimantan Timur, mengaku tertantang mengikuti kategori 25 kilometer meski sebelumnya hanya terbiasa di jarak pendek.

“Saya penasaran dan ingin menguji kemampuan karena biasanya ikut yang 7 sampai 8 kilometer, semoga kita sanggup menyelesaikan hingga akhir,” ungkapnya.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan berbagai pihak, Borneo Biometrial Run diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memperkenalkan potensi wisata alam Tanah Laut ke tingkat yang lebih luas.

Berita Terkait

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
Bravo !! Petarung Wasaka Arum Jeram Kalsel Raih Dua Perak dan Satu Perunggu di Kejurnas Bali
FAJI Kalsel Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Kejurnas Arung Jeram di Bali, Targetkan Naik Podium
Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium
Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8
PCNU Banjar Belajar Tata Kelola Organisasi ke Mojokerto, Perkuat Struktur hingga Tingkat Desa
234 Mahasiswa KKN-PPM Universitas Borneo Lestari Mulai Mengabdi di 31 Desa di Tanah Laut
Pemerintah Gelontorkan Rp58,97 Triliun untuk Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:16 WITA

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Selasa, 29 September 2026 - 15:15 WITA

Bravo !! Petarung Wasaka Arum Jeram Kalsel Raih Dua Perak dan Satu Perunggu di Kejurnas Bali

Kamis, 24 September 2026 - 12:57 WITA

FAJI Kalsel Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Kejurnas Arung Jeram di Bali, Targetkan Naik Podium

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WITA

Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium

Sabtu, 12 September 2026 - 21:35 WITA

Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA