Dinkes Banjar dan Kalsel Lakukan Pemeriksaan Mendalam di Dapur SPPG Tungkaran, Penyelidikan Kasus Keracunan MBG Masih Berlanjut

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 02:32 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Untuk menanggapi insiden dugaan keracunan massal yang dialami sejumlah siswa peserta Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap dapur penyedia makanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Tungkaran, Martapura, Kamis malam (9/10/2025).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Banjar, Dr. H. Noripansyah, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini melibatkan tim gabungan dari Dinkes Provinsi dan Puskesmas setempat. Dari hasil peninjauan awal, fasilitas dapur secara umum memenuhi standar yang berlaku, dengan pemisahan dapur basah dan kering serta adanya alat ventilasi blower. Meski demikian, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih detail, terutama terkait sanitasi dan kompetensi petugas penjamah makanan.

“Meski kondisi dapur sudah sesuai ketentuan, kami akan melakukan pemeriksaan mendalam agar aspek keamanan pangan benar-benar terpenuhi. Kami juga akan mengkaji kesiapan SDM yang terlibat dalam pengolahan makanan,” kata Noripansyah.

Baca Juga :  Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8

Penyelidikan tidak hanya mencakup proses memasak, tetapi juga mencakup keseluruhan rantai distribusi makanan dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga pengiriman ke sekolah.

Noripansyah juga menambahkan bahwa sejumlah penjamah makanan belum memiliki sertifikat pelatihan keamanan pangan. Rencananya, pelatihan tersebut akan segera dipercepat agar paling lambat akhir Oktober minimal setengah dari petugas dapur sudah tersertifikasi.

Dapur SPPG Tungkaran sendiri akan terus dipantau selama 14 hari ke depan, sembari menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang tengah dianalisis oleh Dinkes Banjar, Dinkes Provinsi, dan aparat kepolisian.

“Kami belum bisa menyimpulkan sumber pasti kasus ini karena hasil laboratorium masih ditunggu. Penyebabnya bisa dari makanan, air, atau faktor lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Polda Kalsel Panen 1.000 Ton Jagung dari Lahan Gambut, Dukung Swasembada Pangan 2025

Sementara itu, Kasi Penyehatan Lingkungan Dinkes Banjar, Rusmiati Agustina, mengatakan bahwa pemeriksaan juga dilakukan pada sumber air dan sistem pembuangan limbah di dapur tersebut. Saat ini dapur masih memakai air sumur gali yang harus diuji lebih lanjut agar diketahui kebersihan dan kelayakannya.

“Pemeriksaan lingkungan masih berlangsung. Pengujian air dan saluran limbah akan dilanjutkan besok karena kondisi di lapangan tadi malam belum memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan lengkap,” kata Rusmiati.

Tim juga tengah mengisi Form Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dengan ratusan indikator untuk menilai risiko dan kelayakan fasilitas.

“Pemeriksaan dilakukan bertahap agar dapat menentukan langkah perbaikan yang tepat, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” tutup Rusmiati.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA