pro1.id, TANAH LAUT – Kerja sama antara dunia pendidikan dan industri memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi siswa SMK Negeri 1 Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Melalui dukungan PT Sinarmas Agribusiness and Food – Tanah Laut Estate, siswa dari tiga kompetensi keahlian memperoleh kesempatan belajar langsung dari tenaga profesional serta menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan perusahaan.
Atas kontribusi tersebut, Sinarmas menerima penghargaan sebagai perusahaan peduli pendidikan dari SMKN 1 Kintap. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-11 sekolah yang berlangsung pada 26–29 Oktober 2026.
Apresiasi tersebut diberikan karena perusahaan dinilai konsisten mendukung pengembangan pendidikan vokasi selama tiga tahun berturut-turut. Dukungan itu diwujudkan melalui keterlibatan tenaga profesional perusahaan sebagai guru tamu serta penyediaan tempat PKL bagi peserta didik.
Adapun tiga kompetensi keahlian yang memperoleh manfaat dari program tersebut meliputi Pertanian dan Hortikultura, Teknik Mesin Kendaraan Ringan, serta Jaringan Komputer.

Melalui kehadiran praktisi industri di lingkungan sekolah, para siswa berkesempatan mendapatkan tambahan wawasan mengenai kebutuhan dan perkembangan dunia kerja. Sementara program PKL memberikan pengalaman langsung dalam mengenal lingkungan industri sesuai bidang keahlian masing-masing.
Manager Sinarmas Tanah Laut, Lucas H Wattimena, menerima langsung plakat penghargaan dari perwakilan SMKN 1 Kintap pada puncak perayaan HUT ke-11 sekolah.

Lucas menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pihak sekolah. Ia menyebut keterlibatan perusahaan dalam dunia pendidikan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan industri.
“Terima kasih kepada SMK Negeri 1 Kintap atas penghargaan ini. Perusahaan hadir sebagai bagian dari komitmen bersama pemerintah untuk memajukan pendidikan dan menyiapkan generasi muda agar mampu menghadapi dunia industri yang semakin maju,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan industri.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan agar siswa tidak hanya memperoleh pembelajaran secara teori, tetapi juga memiliki gambaran mengenai penerapan keterampilan di dunia kerja.
Penghargaan yang diterima Sinarmas sekaligus menjadi bentuk pengakuan terhadap kontribusi sektor industri dalam mendukung pendidikan vokasi. Sinergi serupa diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar bagi siswa serta membantu mempersiapkan lulusan SMKN 1 Kintap menghadapi kebutuhan dunia kerja.















