pro1.id, MARTAPURA – Hujan disertai angin kencang yang datang secara tiba-tiba Rabu (17/12/2025) siang merusak permukiman warga di Jalan Perjuangan Sungai Sipai, Martapura. Kejadian ini menyebabkan pohon-pohon tumbang, atap rumah terangkat, serta kabel dan tiang listrik terdampak. Setidaknya empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terpaan angin yang sangat kencang tersebut.

Tumaniah, pemilik salah satu rumah yang terdampak parah, menceritakan bahwa situasi berlangsung sangat cepat. Awalnya, ia mengira sedang terjadi gempa karena rumah bergoyang hebat.
“Awalnya dikira gempa karena rumah sangat bergoyang. Tidak lama kemudian atap rumah terangkat. Anak saya sempat tertimpa, tapi Alhamdulillah tidak apa-apa,” ujarnya.
Menurut Tumaniah, angin datang dari arah belakang rumah dan langsung mengarah ke bangunan di sekitarnya. Kejadian ini diperparah oleh pohon-pohon yang tumbang di area belakang rumah. Atap rumah warga pun beterbangan akibat angin kencang yang datang secara bersamaan dengan hujan deras.
“Sekali angin datang itu langsung tercabut semuanya. Pas beriringan dengan hujan dan angin kencang,” tambahnya.
Sementara itu, Abdul Salam, warga lain yang terkena dampak, menuturkan bahwa angin hanya berlangsung singkat, sekitar 10 detik, namun kekuatannya sangat dahsyat. Kerusakan terlihat jelas di atap dan teras rumah warga, serta beberapa pagar seng yang terbawa angin.
“Paling sekitar 10 detik saja anginnya, tapi kencang sekali. Waktu itu belum hujan, hanya angin, habis itu baru hujan,” jelasnya.
Abdul Salam menyebut, total rumah yang terdampak diperkirakan antara tiga hingga empat bangunan.
“Yang paling parah itu atap dan teras, ada juga yang pagar seng yang terbawa angin,” kata Abdul.
Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menimbulkan gangguan pada jaringan listrik. Kabel-kabel listrik putus, dan beberapa tiang listrik dilaporkan miring, menambah risiko bagi warga sekitar.
Peristiwa ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, terutama di daerah pemukiman padat penduduk. Warga berharap pihak terkait segera melakukan penanganan terhadap kerusakan dan risiko yang ditimbulkan oleh angin kencang ini agar keselamatan masyarakat tetap terjaga.









