Penataan Pasar Jalan Jati Memantik Sorotan, DPRD Nilai Pengelolaan Pasar Bauntung Perlu Dievaluasi

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Upaya penertiban aktivitas jual beli di kawasan Pasar Jalan Jati, Kota Banjarbaru, memunculkan beragam respons dari pedagang hingga wakil rakyat. Para pedagang menyatakan pada dasarnya tidak menolak penataan, namun mereka berharap kebijakan tersebut tidak berujung pada penutupan pasar atau pemindahan paksa ke Pasar Bauntung.

Sejumlah pedagang mengaku bersedia menyesuaikan lapak dagangan demi mendukung kelancaran lalu lintas. Bahkan, pengunduran lapak dari bahu jalan sejauh beberapa meter dianggap bukan persoalan besar, selama mereka tetap diberi ruang untuk berjualan.

“Saya tidak keberatan kalau harus diatur atau dimundurkan. Yang kami takutkan justru kalau sampai dilarang berjualan sama sekali,” ujar Suriani, salah satu pedagang di kawasan tersebut.

Keresahan pedagang muncul karena belum adanya kepastian kebijakan pascapenertiban. Informasi yang beredar di lapangan dinilai masih simpang siur, termasuk kemungkinan penghentian aktivitas pasar sambil menunggu keputusan Wali Kota Banjarbaru.

Baca Juga :  Seorang Warga Diduga Jatuh dari Perahu di Sungai Desa Balimau, Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian

Pedagang lainnya, Muslimah, berharap penataan dilakukan secara manusiawi dan disertai solusi yang jelas. Ia menilai keberadaan Pasar Jalan Jati justru membantu warga sekitar karena mudah diakses dan relatif terjaga kebersihannya.

“Warga banyak yang terbantu. Kami juga menjaga kebersihan bersama-sama. Harapan kami cuma satu, tetap bisa mencari nafkah,” katanya.

Menariknya, sebagian pedagang di Pasar Jalan Jati diketahui sebelumnya berjualan di Pasar Bauntung. Kepindahan tersebut bukan tanpa alasan. Seorang pedagang mengungkapkan bahwa minimnya pembeli serta tingginya biaya operasional membuat Pasar Bauntung kurang menarik bagi pedagang kecil.

“Di sana sepi, biaya tetap jalan. Di sini pembelinya lebih ramai,” ungkapnya singkat.

Kondisi ini mendapat perhatian dari DPRD Kota Banjarbaru. Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Nurkhalis Anshari, menilai fenomena perpindahan pedagang tersebut merupakan cerminan persoalan mendasar dalam pengelolaan pasar tradisional.

“Kalau pedagang meninggalkan pasar resmi lalu memilih berjualan di pinggir jalan, itu bukan semata pelanggaran. Ada masalah tata kelola yang harus dibenahi,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga :  Aksi Pencak Silat Santri Wali Songo Tutup Semarak Hari Santri 2025 di Banjarbaru

Menurut Nurkhalis, persoalan ini sudah berlangsung cukup lama dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan penertiban. Pemerintah daerah, kata dia, perlu mengevaluasi Pasar Bauntung secara menyeluruh, mulai dari fasilitas, kenyamanan pengunjung, hingga kebijakan retribusi.

“Ini menyangkut ekonomi masyarakat kecil. Negara harus hadir dengan kebijakan yang adil, bukan sekadar menertibkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar penanganan pedagang kaki lima dilakukan secara persuasif dan terukur agar tidak menimbulkan konflik sosial baru.

DPRD melalui Komisi II berkomitmen mendorong dinas terkait untuk mencari solusi yang seimbang antara ketertiban kota dan keberlangsungan usaha pedagang. Sementara itu, pedagang Pasar Jalan Jati berharap pemerintah segera mengambil keputusan yang jelas dan berpihak, sehingga aktivitas ekonomi rakyat tetap berjalan tanpa mengabaikan tata kota.

Berita Terkait

Diduga Tenggelam di Irigasi Mentaos, Motor Misterius Ditemukan Terparkir Sejak Pagi
Rayakan HUT ke-2, Aeris Hotel Banjarbaru Berbagi dengan Lansia di Panti Werda
Brigadir Anggi Raih Juara di Turnamen Billiard Hari Jadi Ke 27 Kota Banjarbaru
91 Prajurit Resmi Dilantik, Pangdam XXII/Tambun Bungai Tekankan Kesiapan Tugas di Kalimantan
15 Ribu Soto Banjar Dibagi Gratis, Banjarbaru Dorong Kuliner Lokal Mendunia
Gubernur Kalsel Apresiasi Banjarbaru: 27 Tahun Tumbuh Pesat, Kualitas Hidup Makin Melesat
Pertumbuhan Penduduk Meningkat, DPRD Minta Percepatan Penuntasan RDTR Banjarbaru
Paripurna HUT ke-27, Banjarbaru Paparkan Capaian Pembangunan dan Deretan Prestasi
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 22:19 WITA

Diduga Tenggelam di Irigasi Mentaos, Motor Misterius Ditemukan Terparkir Sejak Pagi

Kamis, 30 April 2026 - 11:59 WITA

Rayakan HUT ke-2, Aeris Hotel Banjarbaru Berbagi dengan Lansia di Panti Werda

Senin, 27 April 2026 - 18:10 WITA

Brigadir Anggi Raih Juara di Turnamen Billiard Hari Jadi Ke 27 Kota Banjarbaru

Jumat, 24 April 2026 - 17:06 WITA

91 Prajurit Resmi Dilantik, Pangdam XXII/Tambun Bungai Tekankan Kesiapan Tugas di Kalimantan

Selasa, 21 April 2026 - 05:55 WITA

15 Ribu Soto Banjar Dibagi Gratis, Banjarbaru Dorong Kuliner Lokal Mendunia

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:56 WITA

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA