pro1.id, MARTAPURA – Gedung Serbaguna Indrasari dipenuhi warna-warni kelopak anggrek saat Lomba Tanaman Hias Banjar digelar Sabtu (6/12/2025). Lebih dari 30 peserta membawa koleksi terbaiknya, dari anggrek Bulan yang elegan hingga Dendrobium hibrida yang langka.

Suasana lomba penuh kegembiraan. Beberapa peserta dengan teliti menyemprot daun dan membersihkan media tanam, memastikan setiap tanaman tampil sempurna di hadapan juri. Ada juga pengunjung yang berhenti sejenak untuk mengagumi warna dan bentuk unik setiap anggrek.
Kepala Dinas Pertanian Banjar, Warsita, menjelaskan lomba ini bukan sekadar kompetisi. “Kami ingin menumbuhkan minat masyarakat terhadap anggrek sekaligus mendorong budidaya lokal. Beberapa tanaman bahkan berasal dari luar daerah, termasuk Makassar, sehingga menambah warna lomba,” ujarnya.
Penilaian dilakukan tidak hanya dari keindahan, tetapi juga kelangkaan dan perawatan tanaman. Juri menilai kekompakan pertumbuhan, warna bunga, serta kondisi daun dan akar. Semakin unik dan terawat, semakin tinggi nilainya.
Selain aspek kompetisi, lomba ini menjadi wadah belajar bagi peserta baru. Banyak yang memanfaatkan kesempatan bertanya langsung kepada budidaya berpengalaman, menukar tips perawatan, dan berdiskusi soal varietas anggrek yang jarang ditemui.
Warsita menambahkan, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan. “Harapannya, masyarakat semakin terdorong menekuni budidaya anggrek, dan Banjar bisa dikenal sebagai daerah pengembang tanaman hias berkualitas,” ujarnya.
Lomba anggrek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengangkat potensi komoditas nonkonsumsi yang memiliki nilai ekonomi dan daya tarik estetika bagi masyarakat luas.









