Warga Murung Mesjid dan Kampung Jawa Kesulitan Air Bersih Saat Banjir, Harapkan Bantuan Tandon Air

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Banjir yang melanda wilayah Murung Mesjid dan Kampung Jawa, Kabupaten Banjar, tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga memicu persoalan serius terkait ketersediaan air bersih. Hingga kini, sebagian warga mengaku belum menerima bantuan air bersih dari pemerintah dan harus mencari alternatif secara mandiri.

 

Nana, warga Murung Mesjid, mengatakan keterbatasan air bersih menjadi keluhan utama selama banjir berlangsung. Menurutnya, warga terpaksa membeli air bersih bahkan menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

 

“Belum ada bantuan air bersih dari pemerintah. Kadang kami beli air, kalau tidak ada ya terpaksa minum air sungai,” ujar Nana saat ditemui di lokasi terdampak, Kamis (1/1/2025).

 

Ia menjelaskan, kondisi banjir membuat kendaraan pengangkut air bersih sulit masuk ke permukiman warga. Akibatnya, distribusi air bersih menjadi terhambat dan kebutuhan warga tidak terpenuhi secara optimal.

Baca Juga :  Empat Wilayah di Kalsel Masih Tergenang Banjir, Kurau Tanah Laut Jadi Fokus Penanganan

 

“Mobil penjual air juga tidak bisa masuk. Harapannya ada bantuan air bersih dari pemerintah, jadi kami tidak perlu beli-beli lagi,” katanya.

 

Nana berharap pemerintah dapat segera menyediakan tandon atau penampungan air bersih di beberapa titik agar warga lebih mudah mengakses kebutuhan dasar tersebut.

 

“Kalau bisa ada tandon air bersih di sini, di beberapa titik. Itu sangat membantu warga,” ucapnya.

 

Keluhan serupa juga disampaikan Bukhari, warga Kampung Jawa. Ia mengatakan banjir di wilayahnya merupakan kejadian yang cukup sering terjadi, dengan ketinggian air yang tidak menentu. Namun, persoalan air bersih selalu menjadi masalah utama setiap kali banjir datang.

 

“Banjirnya sering, kadang tinggi kadang surut. Yang paling dalam itu Sabtu dan Minggu kemarin karena hujannya terus,” ungkap Bukhari, Kamis (01/01/2026).

Baca Juga :  Tim BPBD Banjar Lakukan Pengecekan Rumah Warga yang Rusak Akibat Hembusan Angin Kuat

 

Menurutnya, air untuk kebutuhan mandi dan mencuci masih dapat diperoleh, tetapi air layak konsumsi sangat terbatas sehingga warga harus membeli air galon.

 

“Kalau untuk mandi dan cuci masih ada, tapi air bersih untuk minum itu yang susah. Jadi kami pakai air galon,” jelasnya.

 

Meski demikian, Bukhari mengaku bersyukur atas bantuan dari para relawan dan komunitas yang telah membantu warga terdampak banjir.

 

“Alhamdulillah, terima kasih banyak. Bantuan dari relawan sangat membantu kami,” katanya.

 

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera menyalurkan bantuan air bersih secara merata, mengingat banjir masih berpotensi terjadi dan kebutuhan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat terdampak.

Berita Terkait

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026
Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru
Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri
Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah
BPBD Banjar Salurkan Bantuan Dana untuk 22 KK Terdampak Angin Puting Beliung
DKPP Banjar Hadirkan Beras Lokal dan Ikan Murah di Pasar Murah Halaman Kantor Bupati
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:32 WITA

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:10 WITA

Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:26 WITA

Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:55 WITA

Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA

Kalimantan Selatan

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:26 WITA