pro1.id, BANJARBARU – Kebakaran melanda sebuah warung makan Cobek Ireng Banjarbaru yang berada di kawasan permukiman warga. Bangunan berukuran sekitar 8 x 12 meter tersebut mengalami kerusakan berat setelah dilalap si jago merah.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian dapur warung makan. Saat kejadian berlangsung, warung diketahui dalam kondisi tutup dan tidak ada aktivitas di dalam bangunan.
“Menurut saksi mata, api awalnya terlihat dari dapur. Tidak ada informasi apakah ada orang di dalam bangunan saat kejadian, namun yang jelas warung dalam keadaan tutup,” ujar Syafrullah.
Kobaran api dengan cepat membesar hingga membakar sebagian besar bangunan. Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, sebagian besar armada pemadam mengandalkan suplai air yang dibawa dari tangki kendaraan masing-masing. Hal ini dikarenakan lokasi hidran berada cukup jauh dari tempat kejadian.
“Sebagian besar armada yang datang membawa tangki air, sehingga kami menggunakan suplai dari tangki masing-masing. Untuk hidran jaraknya memang cukup jauh dari lokasi,” jelasnya.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali. Petugas juga melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun bangunan warung makan dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan jumlah kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait.









