Insiden Tak Mengenakkan Warnai Lomba Sepak Bola Tarkam di Awang Bangkal Barat

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 15:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA — Lomba sepak bola tarkam yang digelar di Desa Awang Bangkal Barat, Kabupaten Banjar, diwarnai insiden tidak mengenakkan pada laga semifinal, Sabtu (15/11/2025).

 

Pertandingan antara tim Eboy fc melawan PJM memanas setelah wasit Wahyudin Noor melihat pelanggaran berupa sikutan dari pemain Eboy fc terhadap pemain lawan. Wasit kemudian mengeluarkan kartu kuning untuk pemain yang melakukan pelanggaran tersebut.

 

Namun situasi berubah tegang ketika wasit hendak mencatat nomor pemain yang melakukan pelanggaran. Alessandro David, pemain dari tim Eboy fc, tiba-tiba melakukan terjangan keras ke arah wasit. Insiden tersebut membuat wasit terjatuh dan mengalami cedera cukup serius.

 

Wahyudin Noor sebagai wasit mengalami bengkak pada dada kiri serta retak pada tulang rusuk kiri, bahkan sempat tidak sadarkan diri beberapa saat.

Baca Juga :  ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

 

Dalam keterangannya, Wahyudin turut menceritakan detik-detik insiden.

 

“Saya megang kartu mau nyatet nomor dia, nggak lihat saya. Terus dia nerjang saya, jatuh, duduk, terus nggak sadar lagi saya,” ungkapnya saat ditemui di Rumah Sakit, Senin (17/11/2025).

 

Menanggapi insiden itu ASKAB Banjar melalui sekertarisnya Supriyadi mengatakan pihaknya sudah mengadakan rapat semua pengurus pada tgl 16 November 2025 membahas sanksi untuk beberapa pemain, hasilnya mengeluarkan rekomendasi untuk diproses oleh komisi disiplin askab banjar.

 

“Untuk hukuman sendiri, ada tiga pemain yang kena. Yang pertama Alessandro David melakukan penerjangan kepada wasit Wahyudin. Kemudian ada kapten sebagai provokator. Kemudian pada waktu bersamaan, kiper Eboy fc juga melakukan provokasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemda Kotabaru Dorong Kemajuan Peternakan Lewat Ajang “Si Kambing Hebat”

 

Supriyadi juga merinci bentuk sanksi yang diberikan kepada ketiganya:

 

Satria, selaku kapten tim, dilarang berkecimpung dalam kegiatan sepak bola di Kabupaten Banjar.

 

Ali Budi, kiper Eboy fc, dihukum tidak boleh bermain sepak bola di Kabupaten Banjar selama dua tahun.

 

Alessandro David, pelaku terjangan terhadap wasit, mendapat sanksi larangan bermain selama lima tahun di wilayah Kabupaten Banjar.

 

Sementara itu Wasit Wahyudi Noor diistirahatkan selama enam bulan untuk proses pemulihan.

 

ASKAB PSSI Banjar menegaskan bahwa tindakan kekerasan serta perilaku tidak sportivitas tidak dapat ditoleransi dalam kompetisi apa pun.

 

Selain itu, pihak klub Eboy juga telah menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut

Berita Terkait

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai
BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau
Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan
Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian
Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37 WITA

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WITA

BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:55 WITA

Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:34 WITA

Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terbaru

Kabupaten Barito Kuala

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:20 WITA

Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:37 WITA