Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Sejumlah speed bump atau polisi tidur yang terpasang di berbagai ruas jalan lingkungan dan kawasan permukiman di Kabupaten Banjar dilaporkan mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena sebagian speed bump bahkan telah hilang dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Kepala Seksi Prasarana Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, Adi Sasmita, mengatakan pihaknya telah mendata kerusakan yang terjadi di sejumlah titik. Namun, hingga saat ini perbaikan belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena keterbatasan anggaran pemeliharaan.

“Untuk tahun 2026 ini memang belum tersedia anggaran khusus pemeliharaan speed bump. Padahal kalau rusak, penanganannya bukan sekadar diperbaiki, tetapi harus diganti dengan unit baru,” ujar Adi.

Ia menjelaskan, pada kondisi normal biasanya penggantian speed bump dilakukan secara berkala melalui anggaran murni maupun anggaran perubahan. Namun kebijakan efisiensi anggaran membuat sejumlah program pemeliharaan belum dapat diakomodasi.

Meski demikian, Dishub Kabupaten Banjar berharap pada perubahan anggaran tahun 2026 nantinya tersedia alokasi dana yang dapat digunakan untuk melakukan rehabilitasi dan penggantian speed bump yang rusak.

Baca Juga :  Tambah Armada, Dishub Banjar Siap Kawal Kelancaran Momen 5 Rajab

“Mudah-mudahan pada perubahan anggaran ada dana yang tersedia sehingga bisa kami realisasikan untuk penggantian speed bump yang rusak di lapangan,” katanya.

Menurut Adi, kerusakan tidak hanya terjadi pada satu atau dua lokasi. Hampir seluruh titik pemasangan speed bump di wilayah Kabupaten Banjar mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda-beda.

Beberapa lokasi yang disebut mengalami kerusakan antara lain kawasan SMK di Indrasari, Martapura Timur, Jalan Pintu Air, serta sejumlah jalan lingkungan lainnya.

“Ada yang hilang satu segmen, ada yang tersisa dua atau tiga bagian saja. Hampir semua titik mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Ia menilai penyebab utama kerusakan berasal dari kendaraan angkutan barang yang melintas di kawasan permukiman. Beban kendaraan yang melebihi kapasitas membuat baut pengikat terlepas dan badan speed bump mengalami kerusakan.

“Kalau kendaraan pribadi atau roda dua relatif aman. Yang paling sering menyebabkan kerusakan adalah truk pengangkut material bangunan, kendaraan logistik, hingga armada angkutan barang lainnya yang masuk ke lingkungan perumahan,” jelas Adi.

Baca Juga :  Banjar Persiapan Sambut Kirab Obor PORPROV XII Kalsel 2025

Selain rusak, sebagian speed bump juga dilaporkan hilang akibat terlepas dari dudukannya. Menurutnya, komponen yang sudah terlepas umumnya tidak bisa dipasang kembali karena lubang baut dan struktur karetnya telah mengalami kerusakan.

“Kalau sudah lepas biasanya harus diganti baru karena bagian pengikatnya sudah rusak dan tidak memungkinkan untuk dipasang kembali,” terangnya.

Adi menambahkan, usia pakai speed bump sebenarnya bisa mencapai delapan bulan hingga satu tahun apabila hanya dilintasi kendaraan ringan. Namun pada lokasi yang rutin dilalui kendaraan berat, kerusakan dapat terjadi dalam waktu sekitar enam bulan.

Dishub Kabupaten Banjar memastikan akan melakukan penggantian secara bertahap apabila anggaran pemeliharaan kembali tersedia, mengingat keberadaan speed bump masih dibutuhkan untuk mendukung keselamatan dan ketertiban lalu lintas di lingkungan permukiman.

Berita Terkait

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai
BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau
Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan
Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026
Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37 WITA

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WITA

BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:55 WITA

Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:34 WITA

Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terbaru

Kabupaten Barito Kuala

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:20 WITA

Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:37 WITA