Resmi Diluncurkan, Inovasi Intan Sikapayu Siap Jadi Penggerak Wisata Terpadu Kampung Papuyu

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:31 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandi Chairullah, Kabid Budidaya Perikanan DKPP Banjar sekaligus inovator Intan Sikapayu

Bandi Chairullah, Kabid Budidaya Perikanan DKPP Banjar sekaligus inovator Intan Sikapayu

pro1.id, MARTAPURA – Upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memperkuat inovasi daerah kembali ditunjukkan melalui peluncuran program Intan Sikapayu (Inovasi Tangguh Sinergi Kampung Ikan Papuyu), yang dikembangkan dari program sebelumnya, Gerbang Kakapayu. Program ini dipersiapkan sebagai landasan untuk membangun Kawasan Wisata Kampung Papuyu secara lebih terarah hingga tahun 2027.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Nasrullah Shadiq, menjelaskan bahwa pihaknya bersama SKPD terkait dan para inovator tengah mematangkan konsep pengembangan kawasan. Ia menegaskan bahwa Kampung Papuyu tidak hanya diarahkan pada peningkatan sektor perikanan, tetapi juga diperluas menjadi kawasan pertanian dan destinasi wisata terpadu.

“Harapan kami kawasan ini menjadi pusat wisata edukatif. Pengunjung bisa menyaksikan proses pertanian, budidaya ikan hingga menikmati wahana air melalui pemanfaatan saluran irigasi,” ungkapnya pada acara launching inovasi Intan Sikapayu, Kamis (11/12/2025).

Baca Juga :  Pemkab Banjar Perkuat Kolaborasi Cegah Nikah Dini Lewat Kesepakatan Bersama

Ia mengungkapkan bahwa rencana besar pengembangan kawasan nantinya akan dimasukkan ke dalam master plan Wisata Kampung Papuyu, yang ditargetkan mulai disusun pada perubahan anggaran tahun depan.

Bandi Chairullah, Kabid Budidaya Perikanan DKPP Banjar sekaligus inovator Intan Sikapayu, mengatakan bahwa inovasi ini merupakan kelanjutan program yang sudah lebih dulu masuk daftar inovasi daerah. Tahun ini, Intan Sikapayu menjadi satu dari 54 inovasi yang resmi diperkenalkan Pemerintah Kabupaten Banjar.

“Inovasi ini dirancang untuk menjadikan Kampung Papuyu bukan hanya kawasan budidaya, tetapi juga pusat wisata dan ruang berkembangnya ekonomi kreatif desa. Kami berharap master plan dapat mulai dijalankan pada 2026 dan konsepnya bisa diterapkan di desa lain pada 2027,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa Intan Sikapayu mengedepankan kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, pelaku usaha hingga masyarakat.

Baca Juga :  KONI Banjar Serahkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali di Kejurprov Kalsel

“Fokusnya adalah memperkuat budidaya ikan papuyu secara berkelanjutan dengan pendekatan terintegrasi, mulai dari pelatihan lapangan, teknologi budidaya, pembentukan kelembagaan hingga penguatan rantai pasok,” katanya.

Ikan papuyu yang menjadi ikon lokal Banjar dipilih karena memiliki nilai ekonomi dan budaya yang kuat. Namun populasinya di alam terus menurun, sementara harga jualnya masih cukup tinggi, yakni antara Rp40.000 sampai Rp100.000 per kilogram.

“Selama ini pasokan papuyu masih mengandalkan tangkapan liar. Jika tidak ada langkah budidaya terpadu, kita khawatir populasinya makin turun akibat perubahan lahan. Melalui inovasi ini, kami ingin menjaga keberlanjutan papuyu sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bandi.

Dengan sinergi berbagai pihak, Intan Sikapayu diharapkan menjadi pendorong utama penguatan komoditas lokal, pengembangan wisata edukasi, serta peningkatan pendapatan masyarakat desa di Kabupaten Banjar.

Berita Terkait

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren
Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan
50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan
Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis
BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:44 WITA

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WITA

50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:28 WITA

BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA