Sutradara Beberkan Tantangan Produksi Film “Saru 2: Janji Sarikaya”, Cerita Lebih Padat dan Dinamis

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sutradara film “Saru 2: Janji Srikaya”, Syamsul Alam Suriadzin

Sutradara film “Saru 2: Janji Srikaya”, Syamsul Alam Suriadzin

pro1.id, BANJARBARU – Sutradara film “Saru 2: Janji Sarikaya”, Syamsul Alam Suriadzin, mengungkapkan bahwa proses produksi sekuel kedua ini memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan film pertamanya. Hal tersebut disampaikannya usai pemutaran film.

Menurut Syamsul, Saru 2 menghadirkan ragam warna cerita dan dinamika visual yang lebih kaya, sehingga menuntut penyesuaian ekstra selama proses produksi.

“Di film kedua ini variasi warnanya jauh lebih banyak. Kami harus menyesuaikan dengan situasi di lapangan, baik dari segi waktu, teknis pekerjaan, maupun pengembangan cerita yang jauh lebih kompleks. Tantangannya jelas lebih besar dibanding film pertama,” ujarnya.

Baca Juga :  Rapat Expose Akhir Rencana Kontingensi Kekeringan 2025, BPBD Banjar Tekankan Pentingnya Antisipasi Dampak Kemarau Panjang

Ia menyebutkan, proses pengambilan gambar dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Tahap syuting berlangsung selama delapan hari, sementara proses pascaproduksi membutuhkan waktu lebih dari satu bulan.

“Syuting delapan hari, lalu pascaproduksi memakan waktu lebih dari satu bulan,” jelasnya.

Dari sisi alur cerita, Saru 2: Janji Sarikaya mengangkat pesan moral yang kuat, terutama mengenai pentingnya menepati janji serta nilai kasih sayang dalam keluarga.

“Pesan utamanya tentang bagaimana kita memegang janji kepada siapa pun, serta kasih sayang orang tua kepada anak-anak. Kalau film pertama lebih menonjolkan petualangan, di sekuel ini nilai kekeluargaan lebih diperdalam,” terang Syamsul.

Baca Juga :  Insiden Hewan Kurban di Tanjung Rema, Sapi Terperosok ke Saluran Air dan Tidak Selamat

Selain menampilkan cerita keluarga yang lebih emosional, film ini juga tetap menyelipkan unsur komedi untuk memberikan keseimbangan dan menghibur penonton.

Terkait pemilihan judul Saru, Syamsul menyebutkan bahwa nama tersebut memiliki makna simbolis dan sengaja dipertahankan sebagai identitas cerita.

“Kata Saru berasal dari bahasa Banjar, ‘besaruan’, yang bermakna mengundang. Itu menjadi identitas yang kami pertahankan sejak film pertama,” pungkasnya.

Berita Terkait

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026
Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru
Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri
Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah
BPBD Banjar Salurkan Bantuan Dana untuk 22 KK Terdampak Angin Puting Beliung
DKPP Banjar Hadirkan Beras Lokal dan Ikan Murah di Pasar Murah Halaman Kantor Bupati
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:32 WITA

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:10 WITA

Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:26 WITA

Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:55 WITA

Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA

Kalimantan Selatan

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:26 WITA