Status Tanggap Darurat Banjir di Kabupaten Banjar Diperpanjang hingga 18 Januari 2026

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar kembali menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana banjir untuk ketiga kalinya. Kebijakan tersebut berlaku hingga 18 Januari 2026 atau selama tujuh hari ke depan, seiring kondisi banjir yang masih berdampak signifikan terhadap aktivitas dan kehidupan masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyampaikan bahwa berdasarkan pembaruan data terakhir, banjir masih merendam 10 kecamatan dengan total 124 desa dan kelurahan terdampak. Sementara jumlah warga yang masih mengungsi tercatat sebanyak 2.879 jiwa.

“Berdasarkan hasil pemantauan dan observasi langsung di lapangan, dampak banjir masih sangat memengaruhi kehidupan serta mata pencaharian masyarakat,” ujar Wasis saat konferensi pers, Sabtu (10/1/2026).

Selain melakukan pemantauan kondisi wilayah terdampak, BPBD bersama jajaran pemerintah daerah terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut diberikan sesuai arahan Bupati Banjar dan disesuaikan dengan kebutuhan warga di lapangan.

Menurut Wasis, keputusan memperpanjang status tanggap darurat diambil berdasarkan hasil rapat tim penanganan bencana, mengingat kondisi di sejumlah wilayah masih belum sepenuhnya pulih.

“Kami berharap selama masa perpanjangan ini, seluruh kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, terutama kebutuhan dasar,” jelasnya.

Ia menambahkan, distribusi paket logistik yang menjadi kewenangan BPBD akan terus dioptimalkan. Sementara itu, operasional dapur umum yang dikelola Dinas Sosial dipastikan tetap berjalan guna memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak banjir.

Baca Juga :  Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga

Dalam upaya penanganan bencana ini, Pemkab Banjar juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari organisasi kemasyarakatan, unsur legislatif, hingga seluruh SKPD terkait yang terlibat aktif. Hingga kini, proses penyaluran bantuan masih terus berlangsung.

Menanggapi keluhan masyarakat di wilayah terisolasi, khususnya di Desa Sungai Tabuk yang mencakup kawasan Lok Baintan Dalam dan Pembantanan, Wasis menegaskan pihaknya akan memastikan warga yang belum menerima bantuan segera terdata dan tertangani.

“Kami akan memastikan masyarakat yang belum menerima bantuan dapat terdata dengan baik, baik melalui BPBD maupun koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa. Prinsipnya, tidak boleh ada warga terdampak yang terlewat,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah melakukan koordinasi untuk memastikan distribusi bantuan dapat menjangkau wilayah terisolasi, termasuk dengan memanfaatkan perahu karet atau sarana transportasi air lainnya apabila diperlukan.

Terkait keluhan warga pengungsian di Sungai Tabuk mengenai kebutuhan khusus seperti popok bayi dan pembalut wanita, Wasis menyebut hal tersebut telah dicatat dan akan segera ditindaklanjuti bersama Dinas Sosial.

“Memang ada beberapa kebutuhan spesifik yang terkadang masih kurang. Namun setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti melalui SKPD terkait,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, menegaskan pentingnya keberlanjutan operasional dapur umum selama masa perpanjangan status tanggap darurat banjir.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Susun Arah Kebijakan Sanitasi Berbasis Data Lewat Kajian EHRA

Ia menyampaikan bahwa dapur umum yang saat ini beroperasi tidak hanya bersumber dari pemerintah daerah, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Polda Kalimantan Selatan dan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berharap dapur umum tetap berjalan. Selain dari pemerintah daerah, dukungan juga datang dari Polda Kalsel dan Dinas Sosial Provinsi,” ujar Yudi, Sabtu (10/1/2026).

Yudi menekankan bahwa layanan konsumsi bagi masyarakat terdampak merupakan kebutuhan utama yang harus terus dipastikan ketersediaannya. Oleh karena itu, keberlangsungan dapur umum menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kami pastikan layanan dapur umum selama masa tanggap darurat ini tetap berjalan sebagaimana sebelumnya. Masyarakat harus tetap terlayani,” tegasnya.

Ia memastikan dapur umum akan terus beroperasi hingga berakhirnya masa tanggap darurat yang telah ditetapkan.

“Kami jamin sampai tanggal 18 Januari dapur umum masih bisa bertahan,” pungkas Yudi.

Berita Terkait

Perpanjang Masa Transisi : BPBD Banjar Finalisasi Dokumen R3P, Fokus Pemulihan Pascabencana Lebih Terarah
Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial
RUPS PT BPR Martapura: Kinerja Positif, Dividen Meningkat dan Jadi Contoh BPR di Kalsel
Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla
El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla
Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut
Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis
Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:54 WITA

Perpanjang Masa Transisi : BPBD Banjar Finalisasi Dokumen R3P, Fokus Pemulihan Pascabencana Lebih Terarah

Kamis, 30 April 2026 - 11:56 WITA

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Rabu, 29 April 2026 - 11:21 WITA

Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:34 WITA

El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:02 WITA

Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:56 WITA