Pemkab Banjar Perkuat Produksi Lokal Cabai dan Bawang Merah untuk Redam Gejolak Harga

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar memilih jalur penguatan produksi pangan lokal sebagai langkah strategis menekan laju inflasi. Salah satunya melalui Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah yang dilaksanakan di Desa Paringtali, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (28/1/2026).

Program ini menyasar komoditas hortikultura yang selama ini dikenal paling rentan memicu lonjakan harga, khususnya saat pasokan terganggu. Kegiatan tanam dilakukan bersama kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai pelaku utama di lapangan.

Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al-Habsy menilai, pengendalian inflasi tidak cukup hanya dilakukan di sisi distribusi dan pasar, tetapi harus dimulai dari penguatan produksi.

“Kalau produksinya kuat di daerah sendiri, maka kita tidak mudah terpengaruh fluktuasi pasokan dari luar. Ini bagian dari strategi jangka panjang,” katanya.

Ia menyebutkan, selain penanaman, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian sebagai bentuk dukungan nyata terhadap petani. Bantuan tersebut meliputi benih, pupuk, serta alat dan mesin pertanian untuk menunjang efisiensi budidaya.

Baca Juga :  Terima Dana Hibah di Tahun 2026, KORMI Kabupaten Banjar Fokus Perbaikan Sarana Prasarana dan Gali Potensi Inorga

Menurut Habib Idrus, cabai dan bawang merah merupakan komoditas yang memiliki dampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Karena itu, pemenuhan stok dari dalam daerah menjadi kunci stabilisasi harga.

“Gerakan tanam ini bukan kegiatan seremonial. Yang kita kejar adalah keberlanjutan dan konsistensi tanam,” ujarnya.

Dari sisi teknis, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita menjelaskan bahwa Desa Paringtali dipilih karena memiliki potensi lahan hortikultura yang cukup besar dan siap dikembangkan.

“Potensi tanam di lokasi ini mencapai sekitar 50 hektare, dan saat ini sudah terealisasi kurang lebih 28 hektare,” ungkapnya.

Baca Juga :  Harga Bawang Merah di Kalsel Turun, Kini Stabil di Rp40.000 per Kilogram

Ia menambahkan, dukungan pemerintah tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi akan berlanjut melalui pendampingan teknis, penyediaan sarana produksi, hingga penguatan infrastruktur pertanian.

“Kami juga berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Provinsi agar program ini berjalan optimal,” kata Warsita.

Terkait komoditas lain, ia memastikan produksi padi di Kabupaten Banjar masih berada pada kondisi surplus, sehingga fokus pengendalian inflasi saat ini diarahkan pada cabai dan bawang merah.

Dalam tahap awal, kegiatan tanam melibatkan satu kelompok tani dengan sekitar 15 anggota. Pemerintah daerah menargetkan program ini dapat diperluas ke kelompok tani lain di Kecamatan Simpang Empat dan wilayah potensial lainnya.

Dengan memperkuat basis produksi di tingkat desa, Pemkab Banjar berharap stabilitas harga pangan dapat terjaga sekaligus meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Musholla Abu Yazid Al Busthami Martapura Bagikan Ratusan Takjil di Depan Masjid Al Karomah
TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026
Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru
Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri
Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah
BPBD Banjar Salurkan Bantuan Dana untuk 22 KK Terdampak Angin Puting Beliung
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:14 WITA

Musholla Abu Yazid Al Busthami Martapura Bagikan Ratusan Takjil di Depan Masjid Al Karomah

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:32 WITA

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:00 WITA

Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:26 WITA

Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA

Kalimantan Selatan

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:26 WITA