Dorong Produksi Hortikultura, Kalsel Mantapkan Peran sebagai Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mengakselerasi penguatan sektor pertanian guna menjaga stabilitas pangan dan pengendalian inflasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui gerakan tanam hortikultura cabai dan bawang merah yang digelar di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari intervensi langsung pemerintah dalam memastikan ketersediaan komoditas strategis di tingkat daerah. Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari Wakil Bupati Banjar, perangkat kecamatan dan desa, kelompok tani Bina Tani, hingga Dinas Pertanian Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman menuturkan, cabai dan bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan inflasi daerah.

“Ketika pasokan terganggu, dampaknya langsung terasa di pasar. Karena itu, menjaga kesinambungan tanam menjadi langkah paling rasional dalam pengendalian harga,” ujarnya.

Baca Juga :  Proyek Jaringan Air Bersih di Batola Tuntas, Layanan Banjarbakula Segera Menjangkau Warga

Menurut Syamsir, gerakan tanam ini selaras dengan kebijakan Gubernur Kalimantan Selatan Muhyiddin yang menekankan pentingnya penguatan produksi pangan berbasis daerah sebagai fondasi stabilitas ekonomi.

Ia menyebut, hingga saat ini kondisi inflasi di Kalimantan Selatan masih berada dalam kategori terkendali, salah satunya berkat konsistensi daerah dalam menjaga pasokan komoditas pangan utama.

Selain mendorong kegiatan budidaya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga memberikan dukungan konkret kepada Kabupaten Banjar melalui bantuan pengembangan hortikultura. Bantuan tersebut meliputi pengembangan bawang merah seluas 10 hektare, jahe 10 hektare, jeruk 20 hektare, durian 10 hektare, serta pisang 10 hektare, ditambah sarana penunjang berupa kendaraan roda tiga.

Syamsir menjelaskan, Kabupaten Banjar menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus karena perannya yang signifikan dalam menopang ketahanan pangan Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Emas 99 Alami Penurunan di Pasar Bauntung Batuah, Antam Masih Bertahan Tinggi

“Selain Barito Kuala, Tapin, dan Tanah Laut, Kabupaten Banjar menjadi tulang punggung produksi pangan daerah,” katanya.

Ia juga mengungkapkan capaian Kalimantan Selatan yang berhasil menempati peringkat pertama Indeks Ketahanan Pangan Nasional, menggeser Bali yang sebelumnya berada di posisi teratas selama tiga tahun berturut-turut.

“Capaian ini menunjukkan bahwa sistem pangan kita kuat, mulai dari produksi, distribusi hingga keterjangkauan harga,” jelas Syamsir.

Penguatan ketahanan pangan tersebut terus dipantau oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, serta didukung pengawasan lintas sektor bersama aparat kepolisian untuk menjaga stabilitas harga di lapangan.

Melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan pelaku pertanian, Kalimantan Selatan optimistis mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan utama nasional sekaligus menjaga kesejahteraan petani di daerah.

Berita Terkait

Perpanjang Masa Transisi : BPBD Banjar Finalisasi Dokumen R3P, Fokus Pemulihan Pascabencana Lebih Terarah
Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial
RUPS PT BPR Martapura: Kinerja Positif, Dividen Meningkat dan Jadi Contoh BPR di Kalsel
Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla
El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla
Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut
Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis
Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:54 WITA

Perpanjang Masa Transisi : BPBD Banjar Finalisasi Dokumen R3P, Fokus Pemulihan Pascabencana Lebih Terarah

Kamis, 30 April 2026 - 11:56 WITA

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Rabu, 29 April 2026 - 11:21 WITA

Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:34 WITA

El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:02 WITA

Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:56 WITA