Pemkab Banjar Susun Masterplan Penanggulangan Banjir, Fokus Wilayah Hulu dan Bantaran Sungai

- Penulis

Minggu, 14 September 2025 - 18:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar yang terjadi pada awal tahun 2022. Foto: Dok

Banjir di kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar yang terjadi pada awal tahun 2022. Foto: Dok

pro1.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) tengah menyusun kajian Masterplan Penanggulangan Banjir sebagai pedoman resmi penanganan banjir yang lebih terarah dan terukur. Fokus kajian diarahkan pada wilayah pesisir hulu dan bantaran sungai yang kerap menjadi titik rawan banjir.

Kepala Bappedalitbang Banjar, Nashrullah Shadiq, menjelaskan bahwa saat ini proses penyusunan masterplan tersebut masih berada pada tahap ekspose awal.

“Tim kami masih melakukan survei lapangan. Ekspose akhir ditargetkan selesai pada bulan November,” ujarnya pada Jumat (12/9/2025).

Nashrullah menyebutkan bahwa kajian ini berfokus pada berbagai permasalahan utama di bantaran sungai, seperti keterbatasan kapasitas sungai, sedimentasi, tumpukan sampah, bangunan liar, serta sistem drainase yang buruk.

Baca Juga :  Saat Menjala Udang di Sungai Sangkuranai, Warga Desa Kerang Diduga Jadi Korban Serangan Buaya

“Kami akan memastikan penyebab utama banjir di Kabupaten Banjar. Namun untuk bangunan liar di bantaran sungai, sejauh ini tidak terlalu signifikan pengaruhnya,” tambahnya.

Dalam kajian tersebut, beberapa sungai utama yang menjadi objek penelitian antara lain Sungai Gambut, Sungai Aluh-Aluh, Sungai Martapura, Sungai Riam Kanan, dan Sungai Riam Kiwa.

Masterplan ini disusun atas rekomendasi dari Balai Wilayah Sungai (BWS) sebagai langkah awal untuk memiliki acuan resmi dalam upaya mitigasi banjir yang sistematis.

Kajian ini dipimpin oleh Dosen Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat, Ulfa Fitriati. Ruang lingkup kajian mencakup identifikasi penyebab banjir dari sisi hidrologi, tata ruang, dan infrastruktur; pemetaan wilayah rawan banjir secara spasial; serta perumusan strategi penanggulangan secara struktural (fisik) dan non-struktural (kebijakan, edukasi, serta partisipasi masyarakat).

Baca Juga :  KAMMI Desak Pemerintah Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Soroti Kasus Keracunan dan Prioritas Daerah Stunting

Metode yang digunakan dalam kajian meliputi survei udara menggunakan drone, analisis kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS), penyebaran kuesioner kepada warga terdampak, hingga pemodelan hidrologi dan hidraulika dengan perangkat lunak HEC-RAS.

Dengan disusunnya masterplan ini, Pemkab Banjar berharap dapat memperkuat fondasi kebijakan pengendalian banjir yang berbasis data dan sains, demi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah rawan banjir.

 

Penulis : Ervan

Berita Terkait

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla
BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai
BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau
Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan
Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian
Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan
DPRD Banjarbaru Proses Pergantian Ketua, Nama Muhammad Syahrial Diusulkan Gantikan Gusti Rizky
Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:20 WITA

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37 WITA

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WITA

BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:55 WITA

Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:34 WITA

Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian

Berita Terbaru

Kabupaten Barito Kuala

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:20 WITA

Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:37 WITA