Pembudidaya Ikan Kabupaten Banjar Diminta Bersiap Hadapi Pengeringan Saluran Irigasi Riam Kanan

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar mengingatkan para pembudidaya ikan yang memanfaatkan air dari saluran irigasi untuk melakukan langkah antisipasi menghadapi rencana pengeringan saluran primer irigasi yang dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober dengan penurunan ketinggin air sekitar 1 meter dari ketinggian normal.

Kepala Seksi Pengelolaan dan Pembudidayaan DKPP Banjar, Apriyan Mindar Waspodo, mengatakan pengeringan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan dan pembersihan saluran irigasi. Oleh karena itu, pembudidaya diharapkan dapat menyesuaikan pola budidaya agar tidak mengalami kerugian.

“Pengeringan ini merupakan kegiatan rutin untuk pembersihan saluran irigasi. Karena itu kami mengimbau para pembudidaya ikan yang memanfaatkan air irigasi agar dapat menyesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan,” ujarnya, Jumat (06/03/2026).

Baca Juga :  Ketua Fraksi PKB M Zaini Minta Penanganan Banjir di Kabupaten Banjar Dapat Perhatian Khusus, Dorong Pembentukan Pansus

Menurutnya, pembudidaya perlu memperhatikan kesiapan kolam dan kondisi ikan sebelum masa pengeringan dimulai. Ikan yang sudah memasuki masa panen diharapkan dapat segera dipanen atau dijual agar tidak terdampak ketika aliran air dihentikan.

Ia menjelaskan bahwa beberapa jenis ikan sangat bergantung pada aliran air yang stabil, seperti ikan nila dan ikan bawal. Kedua komoditas tersebut membutuhkan suplai air yang terus mengalir untuk menjaga kualitas lingkungan kolam.

“Jenis ikan seperti nila dan bawal sangat bergantung pada aliran air. Berbeda dengan ikan patin yang masih bisa bertahan tanpa air yang terus mengalir,” jelasnya.

Untuk itu, pembudidaya juga dianjurkan menyiapkan cadangan air sebagai langkah antisipasi. Penampungan atau tandon air dapat dimanfaatkan untuk menjaga ketersediaan air selama masa pengeringan berlangsung.

Baca Juga :  Sambut HKN ke-61, Dinkes Banjar Kolaborasi dengan DKUMPP dan DKPP Hadirkan Pasar Murah untuk Warga

Langkah Antisipasi untuk Pembudidaya

DKPP Banjar juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada para pembudidaya agar aktivitas budidaya tetap berjalan dengan baik, antara lain:

  1. Mengatur kepadatan tebar ikan di kolam
  2. Melakukan panen parsial atau percepatan panen
  3. Menyiapkan cadangan air atau tandon
  4. Memantau kualitas air kolam secara berkala

Apriyan menambahkan, pihaknya akan menyampaikan informasi terkait jadwal pengeringan saluran irigasi melalui berbagai jalur komunikasi, seperti penyuluh perikanan, aparat desa, serta media informasi lainnya.

“Informasi ini akan kami sampaikan melalui penyuluh, kepala desa, serta media publikasi agar para pembudidaya dapat melakukan persiapan lebih awal,” pungkasnya.

Berita Terkait

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai
BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau
Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan
Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian
Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37 WITA

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WITA

BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:55 WITA

Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:34 WITA

Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terbaru

Kabupaten Barito Kuala

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:20 WITA

Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:37 WITA