pro1.id, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar turut ambil bagian dalam kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Banjar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026).

Dalam kegiatan yang menjadi bagian dari penutupan rangkaian Pasar Murah Ramadan tersebut, DKPP menyediakan sejumlah komoditas pangan bersubsidi untuk masyarakat, di antaranya beras lokal serta ikan air tawar.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani menjelaskan, pihaknya menyiapkan beras lokal jenis unus yang dijual dengan harga lebih terjangkau berkat subsidi dari pemerintah daerah.
“Beras lokal jenis unus kita jual Rp40 ribu per kantong dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah disubsidi pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya.
Pada hari pertama pelaksanaan pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah tersebut rencananya kembali disediakan pada hari kedua kegiatan.
Selain beras, DKPP juga menghadirkan ikan air tawar berupa ikan nila dan ikan patin yang dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar.
“Untuk ikan nila dan patin juga kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga di pasaran,” jelas Hamdani.
Sebanyak 100 kilogram ikan nila dan patin disiapkan pada hari pertama kegiatan. Stok yang sama juga akan kembali disediakan pada hari berikutnya agar masyarakat masih memiliki kesempatan mendapatkan komoditas tersebut.
Hamdani menilai antusias masyarakat terhadap pasar murah cukup tinggi karena harga bahan pangan yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar umum.
“Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini, kemungkinan mereka akan datang kembali besok karena stok hari ini terbatas,” katanya.
Untuk memastikan pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Masyarakat juga diminta menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian.
“Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar supaya bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.









