pro1.id, AMUNTAI – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) yang membahas sejumlah program kerja strategis, di Rumah Talipuk Banjang, Minggu (3/5/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Majelis Luhur PSHT, Eddy Asmanto, yang membuka sesi sarasehan atau dialog interaktif dengan para warga PSHT. 
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa ajaran PSHT berlandaskan nilai persaudaraan yang kuat antaranggota.
“Ajaran PSHT itu tentang persaudaraan, bagaimana sesama anggota bisa saling terhubung dan merasa memiliki,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi yang tertib dan berjalan sesuai prinsip dasar organisasi.
“Organisasi menjadi wadah yang mengikat para warga agar tetap rukun dan berjalan sesuai nilai-nilai persaudaraan,” tegasnya.
Rakor tersebut diikuti oleh 13 cabang PSHT se-Kalimantan Selatan dan rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sebagai sarana evaluasi program kerja.
Ketua Pengprov PSHT Kalsel, Saidi, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung agenda besar organisasi, termasuk Parapatan Luhur yang direncanakan berlangsung pada September 2026.
“Kami siap mendukung program pusat, termasuk Parapatan Luhur yang akan digelar nanti,” katanya.

Selain itu, rakor juga membahas penjadwalan pengesahan warga baru untuk 13 cabang di Kalsel, yang akan disesuaikan dengan agenda dewan pengesah serta momentum tahun baru 1448 Hijriah.
Sementara itu, Kapolres Hulu Sungai Utara, Agus Nuryanto, yang juga merupakan warga PSHT, mengingatkan pentingnya peran organisasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“PSHT harus bisa hadir membawa rasa aman bagi masyarakat. Jangan sampai ada anggota yang melakukan hal yang bertentangan dengan ajaran,” tegasnya.
Melalui rakor ini, PSHT Kalsel diharapkan semakin solid, tertib secara organisasi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.









