Pemerintah Pastikan Bunga KPR Subsidi Tetap, Kuota Rumah Ditambah Jadi 350 Ribu Unit

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 18:23 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : INFOPUBLIK

FOTO : INFOPUBLIK

pro1.id, BOGOR – Kabar gembira datang bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah memastikan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi tidak akan mengalami kenaikan. Kepastian itu disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam acara akad massal 26.000 unit KPR FLPP sekaligus serah terima kunci di Perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9/2025).

“Bunga KPR rumah subsidi tidak berubah. Ini bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat,” ujar Maruarar.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo menjaga daya beli masyarakat dan mendorong sektor perumahan tetap tumbuh. Program ini juga mendukung Asta Cita Presiden, terutama target penyediaan tiga juta rumah selama masa pemerintahannya.

Baca Juga :  Prabowo: Program Perumahan Jadi Pilar Kesejahteraan Bangsa

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo mengumumkan penambahan kuota rumah subsidi melalui skema FLPP. Jika sebelumnya kuota hanya 220 ribu unit, tahun ini ditingkatkan menjadi 350 ribu unit. Kenaikan ini disebut sebagai bukti keseriusan pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat kecil.

Hingga September 2025, pemerintah sudah menyalurkan Rp22,67 triliun dari APBN untuk menopang program perumahan subsidi, termasuk subsidi bunga hingga 10 persen agar cicilan tetap terjangkau.

Baca Juga :  Pembangunan Lift Kaca di Kelingking Beach Nusa Penida Dihentikan Sementara, Diduga Karena Masalah Izin

Maruarar menekankan, program rumah subsidi bukan hanya sebatas penyediaan tempat tinggal, melainkan juga motor penggerak ekonomi rakyat.

“Setiap rumah yang dibangun berarti membuka lapangan kerja bagi tukang, menghidupkan warung sekitar, serta menggerakkan industri bahan bangunan,” jelasnya.

Dengan kepastian bunga yang tidak naik, peningkatan kuota, serta dukungan anggaran yang besar, pemerintah berharap masyarakat berpenghasilan rendah semakin mudah meraih hunian layak. Kebijakan ini juga diharapkan memperkuat ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

 

Berita Terkait

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
Papuyu Smart Diluncurkan, Pemkab Banjar Dorong Budidaya Papuyu dari Hulu hingga Hilir
INTAN SIKAPAYU Raih Juara I Kompetisi INTAN BANJAR 2026
Pemdes Kuin Besar Apresiasi Pembinaan Inspektorat Banjar, Banyak Bekal untuk Tata Kelola Desa
78 Pejabat Pemkab Banjar Dilantik, Saidi Mansyur Minta Perkuat Integritas dan Kolaborasi
DKISP Banjar Sosialisasikan SANAPATI, Perkuat Keamanan Komunikasi Pemerintah
Pemdes Kuin Besar Imbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih pada 30 September dan 1 Oktober
Kekeringan Meluas, Pemko Banjarbaru Kembali Salurkan Air Bersih ke Guntung Manggis

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:16 WITA

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:28 WITA

Papuyu Smart Diluncurkan, Pemkab Banjar Dorong Budidaya Papuyu dari Hulu hingga Hilir

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:01 WITA

INTAN SIKAPAYU Raih Juara I Kompetisi INTAN BANJAR 2026

Rabu, 30 September 2026 - 14:23 WITA

Pemdes Kuin Besar Apresiasi Pembinaan Inspektorat Banjar, Banyak Bekal untuk Tata Kelola Desa

Rabu, 30 September 2026 - 13:51 WITA

78 Pejabat Pemkab Banjar Dilantik, Saidi Mansyur Minta Perkuat Integritas dan Kolaborasi

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA