Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 14:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, JAKARTA – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan), menyusul sorotan dari Komisi III DPR RI.

Agus menyampaikan, perhatian dari DPR merupakan bagian penting dalam penguatan sistem pengawasan pemasyarakatan. Menurutnya, pemberantasan narkotika harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami memandang hal ini sebagai bentuk kepedulian bersama dalam memperkuat upaya pemberantasan narkotika. Segala bentuk peredaran narkotika, baik yang melibatkan warga binaan maupun oknum petugas, merupakan pelanggaran serius dan tidak akan kami toleransi,” tegasnya, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, Kementerian Imipas terus melakukan berbagai langkah konkret untuk menutup celah peredaran narkotika di dalam lapas dan rutan. Salah satunya melalui penguatan sistem keamanan berbasis teknologi.

“Pengawasan kami perketat, termasuk melalui pemasangan CCTV terintegrasi dan peningkatan razia rutin maupun insidentil yang dilakukan bersama aparat penegak hukum,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenkes Kerahkan Ratusan Tenaga Kesehatan untuk Perkuat Layanan di Wilayah Bencana Aceh

Selain itu, sinergi lintas sektor juga diperkuat dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Tentara Nasional Indonesia dalam penindakan terpadu.

Di sisi internal, Agus menekankan pentingnya integritas petugas. Ia memastikan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak tegas tanpa pengecualian.

“Kami berkomitmen menindak tanpa pandang bulu. Jika ada petugas yang terbukti terlibat, sanksi tegas hingga proses hukum akan diberlakukan,” katanya.

Agus mengungkapkan, sejumlah oknum petugas telah dijatuhi sanksi disiplin berat hingga pemecatan karena terbukti terlibat dalam peredaran narkotika. Selain itu, sebagian juga dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.

Hingga saat ini, sebanyak 2.284 warga binaan kategori bandar dan berisiko tinggi (high risk) telah dipindahkan ke Nusakambangan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi strategi untuk memutus mata rantai peredaran narkotika dari dalam lapas.

Baca Juga :  Ferxiic Resmi Comeback, Jadi Harapan Baru Tim RRQ Atau Sebaliknya?

“Pemindahan ini bukan sekadar administratif, tetapi bagian dari upaya memutus jaringan dengan menempatkan aktor utama di lingkungan dengan pengamanan lebih ketat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa upaya pemberantasan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga diimbangi dengan pembinaan dan rehabilitasi.

“Kami juga memperkuat program pembinaan agar warga binaan dapat menyadari kesalahan dan tidak kembali terlibat dalam penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.

Ia menilai, persoalan narkotika di dalam lapas merupakan isu kompleks yang memerlukan penanganan menyeluruh serta kolaborasi berbagai pihak.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar lapas dan rutan benar-benar menjadi tempat pembinaan yang aman, bersih dari narkotika, serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan
Impor Energi Tidak Bertambah, Pemerintah Hanya Alihkan Negara Pemasok
Kunjungan Wapres ke Kaltim dan IKN Ditunda, Peninjauan Istana Wapres Tunggu Jadwal Baru
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunker ke Kaltim dan IKN, Persiapan Pengamanan Dimatangkan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Tepat Sasaran, Rekrutmen Peserta Didik Lewat Verifikasi Berlapis
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:14 WITA

Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala

Jumat, 10 April 2026 - 14:41 WITA

Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:51 WITA

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:26 WITA

Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:09 WITA

Impor Energi Tidak Bertambah, Pemerintah Hanya Alihkan Negara Pemasok

Berita Terbaru

FOTO : DISKOMINFO KOTABARU

Kabupaten Kotabaru

DPRD Kotabaru Sidak Minimarket, Telusuri Kelangkaan Susu UHT Putih

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:18 WITA

FOTO : DISKOMINFO KOTABARU

Kabupaten Kotabaru

Bupati Kotabaru Raih TOP Pembina BUMD 2026, Bukti Konsistensi Kinerja Daerah

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:14 WITA

Kabupaten Kotabaru

DLH Kotabaru Gencarkan Patroli BAPILAH, Edukasi Warga Pesisir Kelola Sampah

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:09 WITA

Kota Banjarbaru

Karhutla Mulai Meningkat, Banjarbaru Siaga Hadapi Kemarau 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:06 WITA