BEM Se-Kalsel Sampaikan Aspirasi Lingkungan dan Penanganan Banjir Langsung ke Wapres di Sungai Tabuk

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:52 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA –  Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kalimantan Selatan (BEM Se-Kalsel) mengadakan dialog langsung dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di lokasi pengungsian korban banjir Desa Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (8/1/2026).

Pertemuan tersebut dimanfaatkan mahasiswa untuk menyampaikan masukan terkait pengelolaan lingkungan, pengawasan perizinan pertambangan dan perkebunan sawit, serta penanganan pascabanjir yang masih menjadi persoalan rutin di wilayah Kalimantan Selatan.

Salah satu perwakilan mahasiswa menyatakan rasa syukur dapat bertemu langsung dengan orang nomor dua di Indonesia untuk menyampaikan aspirasi mereka.

“Kami bersyukur bisa langsung berdialog dengan Wakil Presiden terkait masalah banjir yang terus berulang di Kalsel,” ujarnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Perempatan Sekumpul, Truk Delivering Joy Disorot Usai Tinggalkan Lokasi

Koordinator BEM Se-Kalsel, Rizki, menegaskan pertemuan ini menjadi perhatian serius bagi mahasiswa karena belum terlihat langkah nyata dari pemerintah daerah dalam menangani banjir. Ia menilai pemerintah provinsi maupun kabupaten selama ini cenderung menunggu arahan dari pusat.

“Dengan kehadiran Wakil Presiden di sini, kami punya kesempatan menyampaikan masukan langsung kepada para pemangku kebijakan, termasuk Gubernur dan Bupati,” kata Rizki.

Wapres Gibran merespons aspirasi mahasiswa dengan serius, menyampaikan bahwa pemerintah pusat tengah melakukan evaluasi menyeluruh dan mempercepat penanganan pascabanjir, tidak hanya di Kalimantan Selatan, tetapi juga di beberapa daerah lain seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Baca Juga :  Pesona Anggrek Memikat, 31 Peserta Ikuti Lomba di Martapura

Dalam dialog tersebut, Wapres menyoroti persoalan pendangkalan sungai dan tata ruang yang perlu diperbaiki. Mahasiswa mengapresiasi kesediaan Wapres untuk mendengar aspirasi mereka. Poin-poin masukan mahasiswa meliputi evaluasi tata kelola ruang, perizinan pertambangan dan perkebunan sawit, serta alih fungsi lahan yang dinilai memperparah risiko banjir.

Selain itu, mahasiswa juga mengajukan langkah mitigasi, termasuk pembangunan sumur resapan, sebagai upaya mengurangi risiko banjir apabila kejadian serupa kembali terjadi di masa mendatang.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA