Lama Terendam Banjir, Warga Pengungsian Sungai Tabuk Rentan Penyakit Kulit dan Tekanan Darah Tinggi

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Banjir yang berkepanjangan di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, berdampak pada meningkatnya gangguan kesehatan di kalangan pengungsi. Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mencatat keluhan terbanyak yang dialami warga adalah penyakit kulit akibat kontak air kotor dan keterbatasan sarana air bersih.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. Widya Wiri Utami, menyampaikan bahwa sejak beberapa hari terakhir kasus gangguan kulit terus meningkat seiring lamanya genangan air di wilayah tersebut.

“Awalnya keluhan didominasi gatal-gatal dan belancat, namun sekarang sudah banyak yang berkembang menjadi infeksi kulit karena banjir berlangsung cukup lama,” kata dr. Widya, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, infeksi tidak hanya menyerang area kaki, tetapi juga mulai muncul di bagian tubuh lain. Gejalanya berupa kemerahan, iritasi, hingga luka ringan yang berpotensi memburuk bila tidak segera ditangani.

Baca Juga :  Perjalanan Sungai Menuju Martapura, Jemaah 5 Rajab Hadapi Arus dan Ombak Selama Berhari-hari

Selain gangguan kulit, keluhan kesehatan lain yang cukup sering ditemukan di pengungsian adalah tekanan darah tinggi. Kondisi ini dialami warga akibat kelelahan, kurang tidur, serta lingkungan pengungsian yang tidak sepenuhnya nyaman.

“Banyak warga yang tekanan darahnya naik karena istirahat terganggu. Faktor kelelahan juga cukup berpengaruh,” jelasnya.

Meski sebagian besar kasus tidak tergolong berat, dr. Widya menegaskan bahwa penanganan tetap harus dilakukan secara serius untuk mencegah komplikasi.

“Penyakit ini memang bukan kategori berbahaya, tapi kalau dibiarkan bisa semakin parah. Kebersihan kulit sulit dijaga karena akses air bersih terbatas,” ujarnya.

Baca Juga :  Palembayan Catat Korban Meninggal Tertinggi, Angka Kerugian Terus Bertambah

Sebagai langkah penanganan, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar membuka layanan kesehatan di sejumlah titik pengungsian dengan dukungan puskesmas dan pos kesehatan desa. Pelayanan dilakukan setiap hari kerja dengan memastikan ketersediaan obat-obatan, terutama salep dan obat kulit.

“Kami pastikan layanan kesehatan berjalan dan stok obat selalu tersedia. Koordinasi terus dilakukan agar kebutuhan warga bisa terpenuhi,” ucap dr. Widya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan diri sebisa mungkin di tengah keterbatasan, sembari menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan pengungsi mendapatkan pengobatan yang diperlukan.

“Dalam kondisi banjir, pencegahan memang tidak maksimal. Karena itu, prioritas kami adalah penanganan dan pengobatan agar warga tetap sehat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026
Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda
Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter
Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:55 WITA

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:16 WITA

PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:24 WITA

Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:39 WITA

Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter

Berita Terbaru

Kota Banjarbaru

Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:41 WITA

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA