Pemkab Banjar Siapkan Strategi Atasi Kenaikan Bapok Selama Program MBG Berlangsung

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:23 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Menyikapi potensi meningkatnya kebutuhan bahan pangan akibat pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten Banjar menyiapkan sejumlah langkah antisipatif guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di daerah.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Banjar, Ikhwansyah, menyampaikan bahwa pelaksanaan program MBG akan mendorong naiknya permintaan bahan pangan, terutama komoditas utama seperti telur dan bahan pokok lainnya. Oleh karena itu, pemerintah daerah mengambil langkah cepat agar pasokan tetap aman.

“Dengan adanya program MBG, tentu konsumsi pangan masyarakat akan meningkat. Kita tidak ingin terjadi kelangkaan saat program berjalan,” ungkapnya, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga :  60 Anak di PPU Ikuti Khitanan Massal, Wabup Apresiasi Kolaborasi Sosial di Pantai Sipakario

Sebagai bentuk kesiapan, Pemkab Banjar telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan, untuk melakukan penyesuaian dalam pengelolaan pasokan sejak awal.

“Kami sudah meminta dinas terkait untuk mulai menyiapkan stok bahan pangan lebih awal. Ini untuk mencegah keterbatasan pasokan yang bisa memicu lonjakan harga,” jelas Ikhwansyah.

Ia juga menyebutkan bahwa evaluasi rutin dilakukan setiap minggu untuk memantau kondisi inflasi di seluruh kecamatan. Data ini dijadikan dasar dalam merumuskan kebijakan ketahanan pangan di tingkat daerah.

Baca Juga :  905 Kontingen Dilepas ke Porprov Kalsel 2025, Kabupaten Banjar Bidik Posisi Lima Besar

“Evaluasi mingguan menjadi acuan penting untuk menentukan langkah-langkah strategis dalam menjaga kestabilan bahan pokok dan menghindari gejolak harga,” tambahnya.

Ikhwansyah menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam menjaga kelancaran distribusi pangan selama program MBG berjalan, agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat tanpa terganggu oleh isu ketersediaan logistik.

“Kita tidak bisa hanya fokus pada awal pelaksanaan. Selama program berlangsung pun, pasokan pangan harus dipastikan aman dan mencukupi,” tutupnya.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA