Tata Ruang Dorong Investasi, Nusron Catat Pencapaian Rp357 Triliun di Masa Pemerintahan Prabowo-Gibran

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 07:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : INFOPUBLIK

FOTO : INFOPUBLIK

pro1.id, JAKARTA – Kepala Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mencatat capaian besar dalam pengelolaan tata ruang selama setahun terakhir di masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Nilai investasi yang bersumber dari persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) pusat tercatat mencapai Rp357,17 triliun sejak Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

Menurut Nusron, pencapaian ini menunjukkan bahwa tata ruang kini tidak hanya menjadi instrumen perencanaan, tetapi juga menjadi pendorong nyata pertumbuhan ekonomi nasional. “Kebijakan tata ruang harus bisa diterjemahkan ke dalam investasi dan pembangunan yang terukur, efisien, dan adil,” ungkapnya.

Salah satu kunci keberhasilan ini adalah langkah Kementerian ATR/BPN dalam memperkuat sistem perencanaan ruang melalui digitalisasi dan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Dalam setahun terakhir, telah diterbitkan 119 dokumen RDTR baru, meningkat 21,8 persen dibandingkan periode sebelumnya. Sejumlah 445 RDTR kini sudah terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS), naik signifikan dari tahun lalu sebanyak 189 dokumen atau 73,8 persen.

Baca Juga :  Satpol PP Jaga Ketertiban Warga Saat Nataru, Larangan Petasan Belum Ada

Dengan integrasi RDTR dan OSS, tata ruang menjadi pintu utama bagi investasi. Pelaku usaha dapat memperoleh kepastian lokasi dan izin secara cepat, transparan, dan berbasis data spasial yang akurat. Nusron menekankan, sistem ini juga menutup celah tumpang tindih lahan sekaligus memperkuat kepastian hukum bagi investor.

“Investasi Rp357,17 triliun bukan sekadar angka, tetapi cerminan kepercayaan investor terhadap tata ruang Indonesia. Kepastian lokasi dan koordinasi lintas sektor yang solid membuat investor semakin yakin menanamkan modalnya,” kata Nusron.

Baca Juga :  PATELKI Paser Gelar Muscab VI dan Seminar Ilmiah, Bahas Penguatan Profesionalisme Tenaga Laboratorium Medik

Lebih jauh, Nusron menekankan bahwa tata ruang juga mempertimbangkan aspek lingkungan dan mitigasi risiko bencana. Setiap RDTR dirancang untuk mendukung pembangunan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian ekologi. “Dalam visi Prabowo-Gibran, pembangunan harus merata tanpa merusak lingkungan. Tata ruang menjadi acuan utama di seluruh level pemerintahan,” ujarnya.

Ke depan, Kementerian ATR/BPN akan terus memperkuat sinkronisasi tata ruang antara pusat dan daerah, mempercepat digitalisasi seluruh dokumen RDTR, serta meningkatkan pemanfaatan data spasial lintas kementerian dan pemerintah daerah. Langkah-langkah ini diharapkan memperkuat tata kelola ruang nasional agar lebih efisien, adaptif, dan inklusif.

“Tujuan kami adalah memastikan setiap jengkal tanah dan ruang di Indonesia digunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat. Tata ruang adalah fondasi pembangunan yang tertib, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tutup Nusron.

Berita Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan
Impor Energi Tidak Bertambah, Pemerintah Hanya Alihkan Negara Pemasok
Kunjungan Wapres ke Kaltim dan IKN Ditunda, Peninjauan Istana Wapres Tunggu Jadwal Baru
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunker ke Kaltim dan IKN, Persiapan Pengamanan Dimatangkan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Tepat Sasaran, Rekrutmen Peserta Didik Lewat Verifikasi Berlapis
Prabowo Subianto Resmikan Ratusan Sekolah Rakyat, Pendidikan Anak Kurang Mampu Jadi Prioritas
Wapres Gibran Tinjau Langsung Banjir Kalsel, Pastikan Negara Hadir untuk Warga Terdampak
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:26 WITA

Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:09 WITA

Impor Energi Tidak Bertambah, Pemerintah Hanya Alihkan Negara Pemasok

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:02 WITA

Kunjungan Wapres ke Kaltim dan IKN Ditunda, Peninjauan Istana Wapres Tunggu Jadwal Baru

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:46 WITA

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunker ke Kaltim dan IKN, Persiapan Pengamanan Dimatangkan

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:18 WITA

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Berita Terbaru

(FOTO : PPID PEMKAB PPU)

Kabupaten Penajam Paser Utara

Rotasi Besar Pejabat Eselon II, Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Pemkab PPU

Sabtu, 14 Mar 2026 - 07:14 WITA