pro1.id, PELAIHARI – Tim Esport Kota Banjarmasin menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet medali emas pada nomor Honor of Kings beregu putra di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025.

Dalam laga final yang digelar di Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut, Jumat (31/10/2025) malam, skuad Banjarmasin tampil dominan dan berhasil menundukkan tim kuat Kabupaten Tapin.
Kemenangan ini terasa istimewa karena menjadi ajang balas dendam manis, setelah sebelumnya pada Kejurprov Esport 2025 di Banjarmasin, Tapin sempat menyingkirkan mereka.
> “Saat Kejurprov kami sempat kalah, tapi kali ini kami bisa membalas dengan membawa pulang medali emas. Rasanya benar-benar luar biasa,” ungkap Golden Indra Gojayaz, salah satu pemain Banjarmasin, usai upacara pengalungan medali, Sabtu (1/11/2025).
Tim Banjarmasin yang diperkuat Justin Darren Kurniawan, Kevin Jacqueline Woenas, Golden Indra Gojayaz, Muhammad Fikri, Muhammad Iqbal, dan Yansen Darmawan Sanjaya tampil solid di bawah arahan Coach Berry.
Perjalanan menuju podium tertinggi tidak diraih dengan mudah. Di babak awal, Banjarmasin harus berjuang keras menyingkirkan Banjarbaru lewat laga ketat yang berakhir 2–1, sebelum memastikan langkah ke final setelah menundukkan tuan rumah Tanah Laut dengan skor 2–0.
> “Kami justru tidak menyangka final akan berjalan lebih mudah dari perkiraan. Tapin tampil dengan skuad lengkap, sedangkan kami hanya menurunkan tiga pemain lama ditambah dua pemain pelapis yang baru tampil di Porprov ini,” tambah Golden.
Kemenangan ini menjadi emas pertama bagi cabang Esport Banjarmasin di ajang Porprov, sekaligus menandai kemajuan pesat olahraga digital di Kalimantan Selatan, khususnya di kalangan generasi muda.
Pengurus KONI Kota Banjarmasin, Irwansyah, mengaku bangga atas capaian bersejarah tersebut.
> “Saya sudah lama mengikuti perkembangan tim ini. Hasil ini membuktikan pembinaan Esport di Banjarmasin berjalan baik dan semakin matang,” ujar Irwansyah, yang juga menjabat Sekretaris PTMSI Kalsel.
Ia menambahkan, peluang Banjarmasin untuk menambah medali masih terbuka.
> “Masih ada beberapa nomor yang belum dipertandingkan. Semoga Esport Banjarmasin bisa menambah emas lagi,” tutupnya penuh optimisme.
Dengan hasil ini, Banjarmasin tak hanya sukses membalas kekalahan di Kejurprov, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai kekuatan baru Esport Banua di kancah olahraga digital Kalimantan Selatan.









