Dispora Kalsel Perkuat Tata Kelola Olahraga Lewat Sistem Informasi Terintegrasi

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dispora Kalsel Perkuat Tata Kelola Olahraga Lewat Sistem Informasi Terintegrasi (FOTO : MC KALSEL)

Dispora Kalsel Perkuat Tata Kelola Olahraga Lewat Sistem Informasi Terintegrasi (FOTO : MC KALSEL)

pro1.id, BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pelatihan dan Pengembangan Tenaga Keolahragaan bertema pemanfaatan sistem informasi olahraga, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini diikuti pengurus cabang olahraga (cabor) se-Kalsel sebagai langkah awal membangun tata kelola olahraga yang modern dan berbasis data.

Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, menegaskan bahwa pelatihan tersebut menjadi bagian dari strategi pembenahan sistem pendataan olahraga secara menyeluruh dan berkesinambungan.

“Kami memberikan pembekalan kepada pengurus cabang olahraga agar memahami dan mampu mengoperasikan sistem informasi keolahragaan. Ke depan, kita ingin memiliki basis data yang objektif, transparan, dan selalu diperbarui,” ujarnya.

Menurut Pebriadin, sistem ini akan memuat informasi lengkap terkait ekosistem olahraga di Kalimantan Selatan, mulai dari atlet, pelatih, wasit, perangkat pertandingan, hingga kebutuhan spesifik masing-masing cabang olahraga. Data tersebut akan menjadi rujukan utama dalam penyusunan program, penyelenggaraan event, hingga perencanaan anggaran yang tepat sasaran.

Baca Juga :  Penyidikan Dugaan Penyalahgunaan Dana PKS di BKSDA Kalsel, 14 Perusahaan dan Kepala BKSDA Diperiksa

“Dengan data yang terintegrasi, pemetaan potensi dan kebutuhan olahraga bisa dilakukan secara lebih akurat. Ini penting agar kebijakan yang diambil benar-benar berbasis kebutuhan riil di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan sistem informasi olahraga juga selaras dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan peningkatan prestasi sebagai salah satu prioritas.

“Ini bukan sekadar administrasi, tetapi fondasi dalam membangun pembinaan olahraga yang lebih terarah dan profesional,” tegasnya.

Sementara itu, narasumber dari Smart Banua Tech, Rizky Fadhillah, menjelaskan bahwa sistem yang dikembangkan berbasis website dan dirancang sebagai pusat database olahraga Kalimantan Selatan.

“Setiap pengurus cabang olahraga nantinya memiliki data atlet yang terdokumentasi dengan baik. Harapannya, kita memiliki data yang valid dan siap digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk event tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Perenang Banjarmasin Tunjukkan Performa Gemilang di Porprov XII Kalsel 2025

Rizky mengakui, selama ini masih ditemukan persoalan atlet asal Kalsel yang tercatat memperkuat daerah lain akibat lemahnya sistem pendataan. Melalui platform ini, seluruh elemen keolahragaan—mulai dari atlet, pelatih, wasit, pengurus, hingga tenaga pendukung seperti terapis dan dokter olahraga—akan terdata secara sistematis.

Ia juga menyebutkan bahwa pengembangan berikutnya akan mencakup pendataan sarana dan prasarana olahraga di seluruh kabupaten/kota.

“Untuk tahap awal, fokus pada atlet aktif. Namun atlet junior, senior, bahkan yang sudah tidak aktif tetap bisa dimasukkan sebagai arsip database. Jadi seluruh riwayat atlet Kalsel bisa terdokumentasi,” tambahnya.

Dengan hadirnya sistem informasi keolahragaan tersebut, Dispora Kalsel optimistis pengelolaan olahraga di Banua akan semakin tertata, profesional, dan berbasis data, sehingga mampu mendorong peningkatan prestasi di tingkat regional hingga nasional. (SUMBER : MC KALSEL)

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690, Dinilai Perkuat Kemampuan dan Solidaritas Relawan Damkar
Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan
Gubernur Kalsel Buka PKN Tingkat II Angkatan XVIII, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Budaya Inovasi
Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru
Usai Geledah Kantor ESDM Kalsel, Penyidik Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang
Dugaan Pungli Perizinan Tambang Rp1,2 Miliar Diusut, ASN ESDM Kalsel Ditetapkan Tersangka
Adanya Penjagaan dan Pelayanan Mendadak Tutup, Ada Apa di Kantor Dinas ESDM Kalsel?
Operasi Antik Intan 2026, Polda Kalsel Ungkap Ratusan Kasus Narkoba dan Bongkar Jaringan Fredy Pratama

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:08 WITA

Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690, Dinilai Perkuat Kemampuan dan Solidaritas Relawan Damkar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:55 WITA

Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Kalsel Buka PKN Tingkat II Angkatan XVIII, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Budaya Inovasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:49 WITA

Usai Geledah Kantor ESDM Kalsel, Penyidik Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang

Berita Terbaru