Pihak Sekolah Buka Suara : Diduga Keracunan Makanan MBG, Puluhan Pelajar di Martapura Keluhkan Mual dan Sakit Perut

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya jadi solusi nutrisi bagi pelajar justru menuai sorotan di Martapura. Pasalnya, sejumlah siswa dari beberapa sekolah dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan dari program tersebut, Kamis (9/10/2025).

Insiden bermula di SMAN 1 Martapura, di mana sekitar 25 siswa mengeluhkan rasa mual, nyeri perut, bahkan sempat ada yang harus dibawa ke rumah sakit usai menyantap menu nasi kuning dengan ayam suwir yang dikirim dari dapur penyedia di daerah Tungkaran.

Pihak sekolah tak tinggal diam. Anton Suhendro, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, menyebut bahwa sebelumnya mereka sudah memberikan peringatan kepada siswa dan guru lewat grup WhatsApp untuk mewaspadai kondisi makanan yang mungkin berubah rasa atau aroma.

“Kami memang sudah antisipasi. Banyak siswa yang akhirnya memilih tidak memakan makanannya. Tapi ada juga yang sudah telanjur makan,” jelasnya, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga :  BPBD Banjar Latih Relawan Angkatan Kedua, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Kebanyakan siswa yang terdampak hanya mengalami gejala ringan dan cukup dirawat di rumah. Hanya satu siswa sempat dirawat di rumah sakit, namun kondisinya kini sudah stabil dan dipulangkan.

Akibat kejadian ini, pihak sekolah memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi makanan MBG, sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

“Kesehatan siswa tetap jadi prioritas kami. Kami tidak ingin ada kejadian serupa terulang,” tegas Anton.

Selain masalah kebersihan makanan, pihak sekolah juga memberikan masukan kepada penyedia dapur agar memperbaiki kualitas makanan yang dikirim. Salah satu perhatian adalah soal menu yang mudah basi dan buah yang sering kali sudah dalam kondisi tidak segar.

Tak hanya SMAN 1, laporan serupa juga datang dari MTS Assalam Martapura. Nurwida Hairana, siswi kelas 7, mengatakan dirinya mulai merasa mual beberapa jam setelah makan siang. Menu yang diterima saat itu terdiri dari nasi kuning, ayam suwir, tempe goreng, dan acar.

Baca Juga :  RUPS BPR Martapura Banjar Sejahtera Tetapkan Arah Bisnis 2026, Optimistis Laba Terus Bertumbuh

“Awalnya terlihat baik-baik saja. Tapi sore harinya, mulai terasa mual,” ujar Nurwida.

Ia menyebut sebagian teman sekelasnya juga mengalami gejala serupa. Meski tidak parah, beberapa merasa lemas dan akhirnya memilih istirahat di rumah. Pihak sekolah juga sigap memberi arahan agar siswa segera melapor jika merasa tidak enak badan.

Sebagai informasi, pelaksanaan MBG di SMAN 1 Martapura masih tergolong baru, dengan masa uji coba sekitar dua sampai tiga minggu. Sekolah ini termasuk dalam daftar pengantaran terakhir dari dapur penyedia, yang juga melayani sekolah lain termasuk MTS Assalam.

Program yang dirancang untuk memberikan gizi tambahan justru menjadi perhatian setelah muncul kasus ini. Diharapkan, evaluasi segera dilakukan agar manfaat program tidak hilang karena persoalan teknis.

Berita Terkait

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026
Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda
Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter
Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:55 WITA

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:16 WITA

PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:24 WITA

Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:39 WITA

Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter

Berita Terbaru

Kota Banjarbaru

Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:41 WITA

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA