Gubernur Kalsel Soroti Kasus Dugaan Keracunan Massal, Penekanan pada Standar Kebersihan Program MBG

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 08:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : MC KALSEL

FOTO : MC KALSEL

pro1.id, BANJARBARU –  Menyikapi dugaan kasus keracunan massal yang terjadi di Martapura dan menimpa lebih dari seratus siswa peserta Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyoroti pentingnya penerapan standar kebersihan dalam setiap tahap penyediaan makanan.

Gubernur menegaskan bahwa aspek kebersihan dalam proses pengolahan makanan harus menjadi prioritas utama bagi seluruh pelaksana program. Ia mengingatkan bahwa penyebab insiden semacam ini bisa berasal dari berbagai faktor, mulai dari peralatan yang digunakan hingga waktu penyajian makanan yang tidak tepat.

“Sanitasi tempat pengolahan dan kebersihan wadah makanan wajib dijaga. Kita sudah punya pedoman teknis yang direkomendasikan oleh Polda, dan itu seharusnya bisa diterapkan secara menyeluruh di berbagai wilayah,” ujar Muhidin saat memberikan keterangan pada Jumat (10/10/2025).

Baca Juga :  FPIK ULM Bersama DKPP Banjar Siap Lakukan Tes Morfologi dan DNA Kepada Ikan Diduga Mirip Lohan di Waduk Riam Kanan

Ia menambahkan bahwa penting untuk menggunakan alat dan bahan pembersih sesuai anjuran demi menghindari dampak negatif terhadap kesehatan anak-anak.

“Potensi penyebabnya bisa datang dari mana saja — alat masak yang kurang steril, proses memasak yang dilakukan terlalu dini, atau bahkan dari bahan makanan yang digunakan. Semuanya harus diperhatikan dengan seksama,” tegasnya.

Mengenai tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhidin menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat, mengingat program MBG merupakan inisiatif nasional.

Baca Juga :  Banjarbaru Tetapkan Wajib Belajar 13 Tahun, Perkuat Literasi Digital dan Pendidikan Berbasis Karakter

“Selama belum ada keputusan dari pusat, kami tidak akan mengambil langkah sendiri. Namun, jika nantinya ada kebijakan untuk penghentian sementara di wilayah tertentu, tentu akan kami patuhi,” jelasnya.

Meski demikian, Gubernur membuka kemungkinan untuk melakukan tindakan tegas di tingkat daerah apabila ditemukan pelaksana program yang terbukti abai terhadap standar kebersihan.

“Kalau memang ada bukti bahwa kelalaian penyedia menjadi penyebab kasus ini, kita tidak akan ragu untuk menghentikan sementara kegiatan mereka,” tandasnya.

Berita Terkait

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026
Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda
Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter
Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:41 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:16 WITA

PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:24 WITA

Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:39 WITA

Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:48 WITA

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance

Berita Terbaru