pro1.id, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama manajemen Wings Air terus mematangkan persiapan pembukaan rute penerbangan perdana Samarinda–Melak yang diharapkan menjadi solusi transportasi cepat bagi masyarakat di wilayah Kutai Barat.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang kerja Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat dan dihadiri sejumlah pejabat terkait, termasuk perwakilan Bandara Melalan Melak serta manajemen Wings Air.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Rita Nursandy, mengatakan pembukaan rute baru tersebut merupakan hasil komunikasi dan koordinasi yang telah dilakukan sejak beberapa waktu terakhir bersama pihak maskapai.
Menurutnya, terdapat perbedaan dibandingkan upaya pembukaan rute serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat tidak dibebani kewajiban menyediakan dana deposit maupun skema block seat untuk menjamin keterisian kursi penumpang.
“Alhamdulillah, pihak Wings Air menyetujui pembukaan rute ini tanpa meminta deposit. Namun mereka berharap pemerintah daerah turut membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar penerbangan ini mendapat dukungan dan dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Rita.
Ia menilai kehadiran jalur penerbangan langsung Samarinda–Melak akan membawa dampak positif bagi mobilitas masyarakat maupun aktivitas ekonomi daerah. Selama ini perjalanan melalui jalur darat membutuhkan waktu cukup panjang, sementara melalui jalur udara dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam.
“Jika menggunakan transportasi darat memerlukan waktu berjam-jam, maka dengan pesawat hanya sekitar 35 hingga 45 menit. Ini tentu sangat membantu masyarakat yang memiliki kepentingan pemerintahan, bisnis, perizinan maupun aktivitas lainnya yang membutuhkan perjalanan cepat,” jelasnya.
Sementara itu, Station Manager Wings Air, GHS Andi Muh. Dhevara, menilai Kutai Barat memiliki potensi pasar yang menjanjikan, terutama dari sektor pertambangan, perkebunan, dan dunia usaha yang membutuhkan konektivitas transportasi yang efisien.
Menurutnya, kebutuhan mobilitas yang tinggi dari pelaku usaha menjadi salah satu alasan utama Wings Air membuka rute tersebut.
Sebagai tahap awal operasional, Wings Air akan melakukan penerbangan uji coba sebanyak tiga kali dalam sepekan. Maskapai menyiapkan kapasitas 72 kursi untuk penerbangan rute Samarinda–Melak dan 65 kursi untuk penerbangan Melak–Samarinda.
“Kami menargetkan tingkat keterisian penumpang atau load factor mencapai sekitar 70 persen, atau sekitar 50 penumpang setiap penerbangan. Dengan harga tiket yang terjangkau, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang jauh lebih singkat, hanya sekitar 45 menit,” ungkap Andi.
Dengan dibukanya rute penerbangan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap konektivitas daerah semakin meningkat, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Kutai Barat.
SUMBER : PORTAL KALTIM









