Pemkot Samarinda Siap Kembangkan Energi Listrik dari Sampah, Gandeng Investor Asing

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 11:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : DISKOMINFO SAMARINDA

FOTO : DISKOMINFO SAMARINDA

pro1.id, SAMARINDA –  Pemerintah Kota Samarinda tengah mempersiapkan langkah strategis untuk mempercepat penggunaan energi bersih dengan mengubah sampah menjadi sumber listrik. Upaya ini diwujudkan melalui penjajakan kerja sama dengan Shanghai SUS International, perusahaan asal Tiongkok yang bergerak di sektor pengolahan limbah menjadi energi.

Pertemuan awal antara Pemkot dan delegasi perusahaan berlangsung pada Jumat (10/10/2025) di Balai Kota Samarinda. Sebelum diskusi formal tersebut, delegasi SUS International telah terlebih dahulu menemui Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun.

Stephen, Wakil Presiden Direktur dari SUS Environment International, menjelaskan bahwa perusahaannya telah terlibat dalam proyek-proyek pengelolaan sampah di berbagai negara, dengan kapasitas pengolahan mencapai ratusan ribu ton sampah setiap harinya. Ia juga menyebut bahwa Samarinda termasuk dalam daftar 33 daerah yang mendapat prioritas dalam program nasional pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Baca Juga :  Wapres Gibran Dijadwalkan Kunker ke Kaltim dan IKN, Persiapan Pengamanan Dimatangkan

“Melihat potensi yang dimiliki Samarinda, kami terbuka untuk menjajaki kemungkinan investasi dan kerja sama teknologi,” kata Stephen.

Wali Kota Andi Harun merespons positif inisiatif tersebut. Ia menyatakan bahwa pemerintah kota siap mendukung percepatan proyek ini demi menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kami menunggu dokumen proposal resmi dari pihak investor dan akan menindaklanjuti melalui koordinasi dengan Asisten II. Harapannya, ini bisa segera bergerak ke tahap selanjutnya,” ungkap Andi Harun.

Ia juga menekankan bahwa volume sampah di Samarinda, yang mencapai sekitar 1.000 ton per hari, sudah cukup untuk mendukung operasional proyek pengolahan sampah menjadi listrik. Karena itu, ia berharap kerja sama ini dapat segera terwujud.

Baca Juga :  Korban Diduga Keracunan Program MBG di Martapura Meningkat Jadi 86 Siswa, Orang Tua Khawatir dan Trauma

“Kalau memang ada komitmen untuk berinvestasi di sektor ini, tentu kami akan memberikan dukungan penuh. Sebisa mungkin dipercepat, agar implementasinya segera terlihat,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menyampaikan bahwa Pemkot masih menantikan terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) sebagai dasar hukum pelaksanaan program nasional tersebut.

Namun demikian, ia berharap Shanghai SUS International segera mengirimkan proposal resmi sebagai bentuk keseriusan dalam menjalin kemitraan.

“Dengan adanya proposal, kami bisa mulai menyusun rencana kerja, mengidentifikasi kebutuhan, serta menghitung dampak positif yang mungkin dihasilkan dari proyek ini,” terang Marnabas.

Berita Terkait

Mahasiswa THP FPIK ULM Ikuti Praktik Lapang, Kenali Langsung Industri Pengolahan Perikanan
Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai
Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala
Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan
Impor Energi Tidak Bertambah, Pemerintah Hanya Alihkan Negara Pemasok
Kunjungan Wapres ke Kaltim dan IKN Ditunda, Peninjauan Istana Wapres Tunggu Jadwal Baru
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:17 WITA

Mahasiswa THP FPIK ULM Ikuti Praktik Lapang, Kenali Langsung Industri Pengolahan Perikanan

Minggu, 26 April 2026 - 04:44 WITA

Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai

Jumat, 10 April 2026 - 18:14 WITA

Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala

Jumat, 10 April 2026 - 14:41 WITA

Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:51 WITA

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:56 WITA