Ditemukan Ulat di Sayur Program MBG, Dinkes Banjar Lakukan Pemeriksaan ke Sekolah di Karang Intan

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : GAMBAR YANG BEREDAR DI SOSMED

FOTO : GAMBAR YANG BEREDAR DI SOSMED

pro1.id, MARTAPURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar saat ini tengah menyelidiki dugaan kelalaian dalam pengolahan makanan bergizi yang disediakan untuk siswa melalui Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Karang Intan. Investigasi dilakukan setelah beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan temuan ulat dalam hidangan sayur yang disajikan di salah satu sekolah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Banjar, dr. Widya Wiri Utami, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim dari Puskesmas Karang Intan II untuk melakukan pengecekan langsung ke sekolah dan dapur penyedia makanan.

“Tim kami masih di lapangan melakukan penelusuran. Pemeriksaan mencakup kondisi dapur serta bahan makanan yang digunakan. Hasilnya akan kami sampaikan setelah verifikasi selesai,” terang Widya, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga :  Stok Aman, Harga Beberapa Komoditas di Banjar Mengalami Kenaikan Menjelang 5 Rajab dan Nataru

Ia menyebutkan bahwa saat ini pihaknya belum dapat memastikan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mana makanan tersebut dikirim. Hal ini menjadi fokus dalam proses klarifikasi dan pengecekan.

“Verifikasi menyeluruh masih dilakukan untuk memastikan asal makanan. Pemeriksaan tidak hanya terbatas pada sekolah, tetapi juga dapur penyedia MBG,” tambahnya.

Temuan awal diketahui dari unggahan warganet di platform TikTok. Namun, Dinkes menekankan bahwa proses penanganan harus berdasarkan data dan bukti dari lapangan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Banjar, dr. Noripansyah, turut menanggapi temuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa keberadaan ulat dalam sayur memang tidak serta-merta menandakan bahaya zat kimia, namun tetap menunjukkan adanya kekurangan dalam proses pengolahan makanan.

Baca Juga :  Longsor Terjadi di Gunung Tambang Desa Awang Bangkal Barat, Aman Tanpa Korban

“Sayur yang mengandung ulat biasanya menandakan tidak adanya pestisida, namun secara sanitasi tetap tidak dapat dibenarkan. Artinya, proses pembersihan atau sortasi sebelum memasak belum maksimal,” jelas Noripansyah.

Menurutnya, hal seperti ini bisa dihindari apabila penjamah makanan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memilah bahan makanan sebelum diolah.

“Bagian sayur yang terdapat ulat harusnya dibuang atau dipotong. Jadi ini lebih kepada manajemen dapur dan kebersihan saat pengolahan,” tegasnya.

Berita Terkait

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026
Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda
Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter
Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:55 WITA

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:16 WITA

PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:24 WITA

Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:39 WITA

Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter

Berita Terbaru

Kota Banjarbaru

Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:41 WITA

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA