pro1.id, TANAH GROGOT – Persiapan tim bola basket Kabupaten Paser menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026 terus dimatangkan dan targetkan tiga medali emas untuk cabang basket.

Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Paser, M. Faisal menyampaikan, pihaknya sudah memulai proses penjaringan dan pemantauan atlet muda potensial dari berbagai sekolah serta daerah luar yang memiliki potensi untuk memperkuat tim daerah.
“Kita sudah mulai proses scouting, memantau anak-anak, baik yang ada di daerah maupun yang kuliah di luar. Banyak yang dulunya sekadar hobi, tapi ternyata di luar mereka serius menggeluti basket,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Selasa (14/10/2025).
Menurutnya, penjaringan dilakukan berlapis mulai dari tingkat SMA hingga atlet yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah. Selain itu, kegiatan turnamen antar pelajar yang sedang berlangsung juga menjadi ajang pemantauan bakat lokal.
Dalam pembinaan atlet, Faisal menekankan lima poin penting yang menjadi fokus pelatihan tim basket Paser.
“Yang utama itu attitude. Atlet harus punya sikap dan mental yang baik, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kedua, pengetahuan tentang basket, ketiga skill, keempat teamwork, dan kelima leadership,” tegasnya.
Ia mengatakan, kelima aspek tersebut menjadi fondasi utama bagi pembentukan karakter pemain.
“Banyak pemain bagus, tapi kalau individualis itu percuma. Kita ingin membangun tim yang solid, saling mendukung dan punya jiwa kepemimpinan,” ujarnya.
Terkait komposisi tim, Perbasi Paser telah menyusun daftar panjang (long list) pada kategori 5×5 dan jika ditotal bersama 3×3 yaitu berisi sekitar 70 hingga 80 nama atlet yang dipantau perkembangannya. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan setiap atlet memiliki kedisiplinan dan semangat latihan tinggi.
Faisal juga menyoroti pentingnya mental bertanding. Berdasarkan evaluasi dari ajang sebelumnya, salah satu kelemahan tim adalah kurangnya mental juang saat bertanding di luar daerah.
“Kalau di rumah sendiri mungkin pede, tapi saat di luar banyak yang mentalnya drop. Karena itu kami dorong agar mereka lebih sering uji tanding keluar daerah,” jelasnya.
Sebagai tuan rumah Porprov 2026, Paser berkomitmen menurunkan tim di semua kategori, baik putra-putri 5×5 maupun 3×3.
“Tidak ada alasan untuk tidak ikut karena kita tuan rumah. Semua kategori akan kita ikuti,” kata Faisal.
Dari sisi target, awalnya cabang olahraga basket ditargetkan meraih dua medali emas, namun dalam rapat lanjutan meningkat menjadi tiga emas.
“Target itu jadi motivasi kami. Kami sadar persaingan ketat, tapi dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan KONI, kami optimis,” tuturnya.
Selain membangun kesiapan tim, fasilitas juga terus dibenahi. Gor basket baru di kompleks stadion telah disiapkan dan ditarget rampung sebelum Porprov.
“Insyaallah sarana dan prasarana aman. Tahun depan semua sudah siap untuk pelaksanaan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Faisal juga memberikan pesan kepada para pelatih dan ofisial agar terus semangat membina atlet muda.
“Jangan pernah menyerah. Tantangan besar karena minat terhadap basket masih kalah dibanding olahraga lain. Tapi ini peluang untuk membuktikan bahwa basket Paser bisa bangkit,” pesannya.
Perbasi Paser juga mendatangkan pelatih bersertifikat nasional untuk meningkatkan kualitas latihan.
“Kita ingin sukses di tiga hal yaitu sukses pelaksanaan, sukses prestasi dan sukses ekonomi. Karena Porprov bukan hanya ajang olahraga, tapi juga kebanggaan daerah,” tutup Faisal.









