pro1.id, MARTAPURA – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjar kembali akan menggelar Festival Budaya Banjar yang akan diadakan pada Kamis (20/11/2025) selama dua hari. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi berbagai kesenian tradisional Banjar serta sarana untuk menjaga kelestarian budaya daerah.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Banjar, M. Syahid, mengatakan bahwa agenda tahunan tersebut selalu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan para pelaku seni.
“Festival Budaya Banjar ini kami laksanakan sebagai upaya melestarikan budaya Banjar. Walaupun pelaksanaannya mundur dari jadwal, yang terpenting kegiatan tetap terlaksana dengan tertib sesuai arahan pimpinan,” ujarnya saat ditemui, Rabu (19/11/2025).
Pelaksanaan festival dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Martapura bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Martapura. Dari segi keamanan, Polsek Martapura dan Koramil Martapura turut dikerahkan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman bagi seluruh peserta maupun pengunjung.
Festival akan berlangsung selama tiga hari, dengan empat jenis seni tradisional yang ditampilkan, yakni Festival Musik Panting, Festival Maulid Habsyi, Festival Rudat, dan Festival Sinoman Hadrah. Seluruh kegiatan dilaksanakan dari pagi hingga sore hari. Jumlah peserta mendekati seribu orang, terdiri dari 12 peserta Rudat, lima peserta Sinoman Hadrah, 18 peserta Maulid Habsyi, serta tujuh hingga sembilan grup pada Musik Panting.
Hadiah yang disiapkan juga cukup beragam. Untuk lomba Rudat kategori umum putra dan putri, juara pertama meraih Rp3,5 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp2,5 juta, serta kategori favorit Rp2 juta, dilengkapi trofi dan sertifikat. Nominal tersebut juga berlaku untuk kategori pelajar.
Pada Festival Musik Panting, hadiah untuk juara pertama sebesar Rp5 juta, juara kedua Rp4,5 juta, juara ketiga Rp4 juta, harapan pertama Rp3,5 juta, harapan kedua Rp3 juta, dan favorit Rp2 juta. Semua pemenang mendapatkan trofi dan sertifikat.
Sementara itu, Lomba Sinoman Hadrah memberikan hadiah Rp5 juta untuk juara pertama, Rp4,5 juta untuk juara kedua, Rp4 juta untuk juara ketiga, harapan pertama Rp3,5 juta, harapan kedua Rp3 juta, harapan ketiga Rp2,5 juta, dan kategori favorit Rp2 juta.
Untuk Festival Maulid Habsyi kategori putra dan putri, juara pertama memperoleh Rp5 juta, juara kedua Rp4,5 juta, juara ketiga Rp4 juta, disusul harapan pertama Rp3,5 juta, harapan kedua Rp3 juta, harapan ketiga Rp2,5 juta, serta favorit Rp2 juta, semuanya disertai trofi dan sertifikat.
Sebagai penutup, festival akan menampilkan Pagelaran Seniman Masuk Sekolah (SMS), yang merupakan hasil kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan. Dalam pagelaran tersebut, tujuh SMP di Kabupaten Banjar memamerkan karya seni siswa yang selama enam bulan mendapat bimbingan intensif dari seniman profesional, mulai dari seni tari, madihin, hingga mamanda.
“Program SMS ini membina siswa hingga terampil dan memahami seni budaya. Besok hingga tiga hari ke depan adalah puncak penampilannya,” tambah Syahid.
Disbudporapar Banjar mengajak masyarakat untuk turut hadir dan berpartisipasi dalam menjaga keberlangsungan budaya Banjar agar semakin dikenal dan diwariskan kepada generasi selanjutnya.









