pro1.id, MARTAPURA – Menjelang peringatan 5 Rajab, kedatangan jemaah ke Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mulai menunjukkan peningkatan. Pantauan di sejumlah titik jalan memperlihatkan kendaraan dari berbagai daerah luar Kalsel memasuki wilayah Martapura, khususnya melalui Jalan A. Yani.
Mayoritas kendaraan yang melintas diketahui menggunakan pelat nomor luar daerah, di antaranya KT dari Kalimantan Timur serta KB dari Kalimantan Barat. Hal ini menandakan arus kedatangan jemaah dari provinsi tetangga sudah mulai berlangsung sejak beberapa hari terakhir.
Salah seorang jemaah asal Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Dani, menyampaikan bahwa perjalanan menuju Martapura secara umum masih berjalan lancar. Meski begitu, ia mengakui adanya peningkatan volume kendaraan di beberapa ruas jalan.
“Secara keseluruhan aman, tapi di beberapa wilayah seperti Tabalong, Kandangan, dan Binuang mulai terasa ramai karena banyak rombongan berangkat bersamaan,” ujarnya, Kamis (25/12/2025).
Ia juga menilai keberadaan rest area di sepanjang jalur lintasan sangat membantu para jemaah, terutama untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan jauh.
“Tempat istirahat yang tersedia cukup memudahkan, jadi perjalanan terasa lebih nyaman,” katanya.
Pengalaman serupa juga disampaikan Budi, jemaah asal Samarinda. Ia dan rombongan memilih berangkat lebih awal guna menghindari lonjakan kendaraan menjelang puncak peringatan 5 Rajab.
“Kami berangkat lebih cepat supaya tidak terjebak kepadatan saat hari H,” ungkapnya.
Meski perjalanan darat relatif lancar, Budi menyebut antrean kendaraan sempat terjadi di Pelabuhan Feri Balikpapan. Kepadatan tersebut dipicu oleh meningkatnya mobilitas masyarakat karena bertepatan dengan masa libur Natal dan Tahun Baru.
“Selain jemaah, banyak juga warga yang liburan atau pulang kampung, jadi antreannya cukup panjang,” jelasnya.
Sementara itu, jalur alternatif yang melewati kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terpantau mengalami peningkatan arus kendaraan, namun masih dapat dilalui tanpa hambatan berarti dan belum menimbulkan kemacetan serius.









