Insiden Hewan Kurban di Tanjung Rema, Sapi Terperosok ke Saluran Air dan Tidak Selamat

- Penulis

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAPI TERCEBUR DI IRIGASI

SAPI TERCEBUR DI IRIGASI

pro1.id, MARTAPURA – Seekor sapi kurban milik warga dilaporkan tidak dapat diselamatkan setelah terjatuh ke saluran irigasi di wilayah Tanjung Rema, Martapura, pada Kamis (25/12/2025). Kejadian tersebut berlangsung saat hewan hendak diserahkan kepada pembeli.

Pemilik sapi, Sukri, menjelaskan bahwa insiden terjadi tak lama setelah sapi jenis Bali itu diturunkan dari kendaraan pengangkut. Pada awalnya, kondisi hewan tampak tenang. Namun ketika berada di gang dekat lokasi tujuan, sapi tiba-tiba menjadi panik dan berlari tanpa kendali.

“Awalnya normal saja, tapi mendadak meronta dan langsung lari ke arah saluran air,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemkab Balangan Apresiasi Adaro Indonesia atas Dukungan bagi UMKM Lokal

Sapi tersebut kemudian terperosok ke dalam saluran irigasi. Proses penyelamatan pun dilakukan dengan melibatkan warga sekitar, mengingat ukuran sapi yang cukup besar sehingga menyulitkan evakuasi.

Setelah berhasil diangkat ke daratan, sapi sempat dimasukkan kembali ke dalam mobil untuk dibawa pulang. Namun kondisinya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan mati tidak lama kemudian.

Diduga, hewan tersebut mengalami gangguan pernapasan akibat terendam air serta kelelahan setelah proses evakuasi yang cukup menguras tenaga.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Mulai Berjalan di Kalimantan Selatan, Akses Pendidikan Masyarakat Diperluas

Sukri menyampaikan bahwa sapi tersebut memiliki nilai sekitar Rp16 juta. Meski mengalami kerugian, ia menegaskan siap bertanggung jawab penuh atas kejadian itu.

“Sapi akan saya ganti. Itu sudah kewajiban saya sebagai penjual,” ujarnya.

Sapi tersebut sebelumnya direncanakan untuk diserahkan kepada pembeli sebagai hewan kurban dalam rangka momen 5 Rajab. Namun insiden terjadi sebelum hewan tiba di lokasi tujuan. Usai kejadian, bangkai sapi dibawa kembali ke rumah pemilik untuk penanganan selanjutnya.

Berita Terkait

Kasi Pidum Kejari Banjar Terbitkan Buku Perdana, Tawarkan Konsep Kejaksaan sebagai Kurator Negara untuk Pemulihan Hak Korban
BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai
BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau
Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan
Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian
Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:30 WITA

Kasi Pidum Kejari Banjar Terbitkan Buku Perdana, Tawarkan Konsep Kejaksaan sebagai Kurator Negara untuk Pemulihan Hak Korban

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37 WITA

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WITA

BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:55 WITA

Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terbaru

Kabupaten Barito Kuala

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:20 WITA

Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:37 WITA