Banjir Rusak Jembatan Danau Tamiang, Mobilitas Warga Dua Desa di Karang Intan Terdampak

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 21:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA –  Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Banjar sejak Jumat dini hari mengakibatkan banjir di beberapa wilayah. Salah satu dampak paling signifikan adalah rusaknya Jembatan Danau Tamiang yang menjadi penghubung antara Desa Mandikapau Barat 1 dan Mandikapau Barat 2, Kecamatan Karang Intan.

Jembatan sepanjang kurang lebih 200 meter tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga terputus pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 WITA. Debit air yang meningkat tajam akibat hujan deras diduga menjadi penyebab utama terputusnya akses antar desa tersebut.

Meski sempat mengganggu mobilitas warga, kondisi di sekitar lokasi kini mulai membaik. Masyarakat masih dapat beraktivitas dengan memanfaatkan jalur alternatif berupa jembatan lain yang berada tidak jauh dari titik kerusakan.

Baca Juga :  Genangan Dua Bulan di Jalan Martapura Lama Bikin Warga Pekauman Waspada Saat Berkendara

Salah satu warga Mandikapau Barat, Kholis, menyampaikan bahwa kegiatan warga telah kembali berjalan normal sejak siang hari.

“Sekarang aktivitas sudah lancar kembali. Masih ada jembatan lain yang bisa dilewati dan jaraknya cukup dekat,” ujarnya pada Sabtu (27/12/2025).

Ia menambahkan, banjir tidak menimbulkan dampak serius terhadap pemukiman warga. Tidak ada laporan korban jiwa, meskipun beberapa rumah dan warung di kawasan wisata sempat dikosongkan sebagai langkah pencegahan saat hujan lebat terjadi pada malam sebelumnya.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Banjir di Kabupaten Banjar Diperpanjang hingga 18 Januari 2026

“Tidak ada korban. Warga di lokasi rawan sempat dievakuasi sementara, tapi situasi sekarang sudah aman,” jelasnya.

Kholis juga memastikan bahwa jalur utama yang biasa digunakan para jemaah menuju Martapura untuk menghadiri peringatan 5 Rajab Haul Abah Guru Sekumpul masih dapat dilewati dengan aman.

“Untuk akses jemaah 5 Rajab masih aman dan bisa dilalui,” katanya.

Sementara itu, hingga laporan ini disusun, Bupati Banjar bersama jajaran terkait masih melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi lain yang terdampak bencana, termasuk area longsor di Kecamatan Aranio yang dipicu hujan deras pada malam sebelumnya.

Berita Terkait

Warung Makan Cobek Ireng Banjarbaru Terbakar, Api Diduga Berasal dari Bagian Dapur
Kebakaran di Desa Pekauman Martapura Timur, Sembilan Rumah Terdampak dan Empat Warga Jadi Korban
Pria Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Barbershop Banjarbaru, Polisi Lakukan Penyelidikan
Kerangka Manusia Tanpa Kepala Ditemukan di Pantai Maradapan Kotabaru
Kebakaran Hebat Landa Desa Muara Adang, Puluhan Rumah Dilaporkan Hangus
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Martapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Perempuan Diduga Lompat dari Flyover Km 4,5 Banjarmasin, Dilarikan ke RSUD Ulin
Mobil Terbalik di Jalan A. Yani Mataraman, Petugas Lakukan Evakuasi Dua Jam
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:13 WITA

Warung Makan Cobek Ireng Banjarbaru Terbakar, Api Diduga Berasal dari Bagian Dapur

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:06 WITA

Kebakaran di Desa Pekauman Martapura Timur, Sembilan Rumah Terdampak dan Empat Warga Jadi Korban

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:58 WITA

Pria Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Barbershop Banjarbaru, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:14 WITA

Kerangka Manusia Tanpa Kepala Ditemukan di Pantai Maradapan Kotabaru

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:32 WITA

Kebakaran Hebat Landa Desa Muara Adang, Puluhan Rumah Dilaporkan Hangus

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA

Kalimantan Selatan

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:26 WITA