Menteri PU Tinjau Banjir Sungai Tabuk, Pembangunan Bendungan Riam Kiwa Jadi Solusi Jangka Panjang

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:00 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO : MC KALSEL)

(FOTO : MC KALSEL)

pro1.id, MARTAPURA – Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus meninjau langsung kondisi banjir yang melanda Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (9/1/2026).

Kunjungan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam menangani persoalan banjir yang hampir setiap tahun terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.

Setibanya di Banua, Menteri PU disambut oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin. Turut hadir dalam penyambutan tersebut jajaran pejabat terkait, di antaranya Kepala BWS Kalimantan III, Kepala BPJN Kalimantan Selatan, Kepala Balai Jasa Konstruksi, Kepala Balai Rawa, Kepala BPPW Kalimantan Selatan, Kepala Dinas PUPR Kalimantan Selatan M. Yasin Toyib, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, serta unsur terkait lainnya.

Rombongan kemudian bergerak menuju lokasi banjir di kawasan Sungai Tabuk untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Pada kesempatan itu, Menteri PU juga menyerahkan bantuan tali asih berupa paket sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terkena musibah.

Baca Juga :  Disdukcapil Banjar Jalankan Layanan Jemput Bola untuk Warga Berkebutuhan Khusus Lewat Program Lapat Manis

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa banjir di wilayah Sungai Tabuk disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, salah satunya pasang air laut yang cukup tinggi sehingga menghambat aliran Sungai Martapura dan sungai-sungai kecil di sekitarnya.

“Ketika Sungai Martapura terdorong ke arah laut akibat pasang, aliran dari Sungai Tabuk menjadi tertahan. Kondisi inilah yang menyebabkan air meluap hingga ke permukiman warga,” ujar Dody.

Meski persoalan banjir merupakan kejadian yang berulang setiap tahun, ia menegaskan bahwa pemerintah terus menyiapkan langkah konkret untuk mengatasinya secara berkelanjutan.

“Kami tidak tinggal diam. Salah satu solusi jangka panjang yang telah kami siapkan adalah pembangunan Bendungan Riam Kiwa sebagai pengendali banjir di wilayah ini,” katanya.

Dody mengungkapkan bahwa perencanaan pembangunan Bendungan Riam Kiwa telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Kendala pembebasan lahan yang sempat menghambat kini telah diselesaikan pada akhir 2024, sehingga pembangunan fisik diharapkan dapat segera dimulai pada tahun 2026.

“Target kami, bendungan ini dapat selesai dalam tiga tahun, bahkan akan kami upayakan bisa rampung lebih cepat, sekitar dua tahun,” ungkapnya.

Ia optimistis, setelah bendungan tersebut beroperasi, potensi banjir di kawasan Sungai Tabuk dan sekitarnya dapat dikurangi hingga sekitar 70 persen.

Baca Juga :  Harga Telur Ayam di Martapura Merangkak Naik, Sentuh Rp31.000 per Kilogram

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan kesiapan untuk bersinergi dan mendukung penuh percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir guna melindungi masyarakat serta menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.(SUMBER : MC KALSEL)

Berita Terkait

KAKI Desak Kejati Kalsel Tuntaskan Mafia Tanah HSS, Dugaan Penyimpangan Sejumlah Proyek Ikut Disorot
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:37 WITA

KAKI Desak Kejati Kalsel Tuntaskan Mafia Tanah HSS, Dugaan Penyimpangan Sejumlah Proyek Ikut Disorot

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA