pro1.id,KALTIM – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur pada Kamis (26/02) hingga Sabtu (29/02), jika tidak ada perubahan agenda. Kunjungan tersebut diperkirakan akan terpusat di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Informasi rencana kedatangan Wakil Presiden telah diterima jajaran Polda Kalimantan Timur sebagai bagian dari prosedur pengamanan VVIP. Konfirmasi serupa juga disampaikan otoritas IKN, yang menyebut agenda tersebut tengah dalam tahap pematangan teknis.
“Iya Pak, saat ini ihwal itu sedang dirapatkan,” demikian keterangan singkat dari pihak IKN. Sementara dari kepolisian daerah disampaikan, “Siap, iya ada permintaan pengamanan.”
Kunjungan ini dinilai strategis karena beririsan langsung dengan progres pembangunan dan kesiapan operasional IKN. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, sebelumnya menyatakan bahwa fasilitas Istana Wakil Presiden telah rampung.
“Alhamdulillah, untuk Istana Wakil Presiden sudah rampung dan siap untuk ditempati beliau,” ujar Basuki dalam pernyataannya.
Dengan waktu kedatangan yang semakin dekat, persiapan di kawasan IKN kini memasuki tahap finalisasi. Berbagai unsur pimpinan dan tim teknis memaksimalkan kesiapan lapangan, terutama terkait agenda peninjauan progres pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Momentum kunjungan tersebut juga bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan. Selain agenda kenegaraan, Wakil Presiden dijadwalkan melaksanakan ibadah, termasuk salat tarawih, selama berada di Kalimantan Timur.
Sebelumnya, Menteri PAN-RB Rini Widyantini juga menyampaikan bahwa fasilitas hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di IKN telah siap digunakan. Sejumlah tower hunian berikut sarana pendukung, termasuk fasilitas kamar mandi dengan shower air hangat, disebut telah memasuki tahap akhir penyelesaian.
Apabila seluruh agenda berjalan sesuai rencana, kunjungan Wakil Presiden ini dinilai bukan sekadar simbolik, melainkan menjadi penanda percepatan aktivasi Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru Republik Indonesia.
(Sumber : kandilo.com)









