pro1.id, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui BPBD Kabupaten Banjar bergerak cepat melakukan penanganan terhadap warga terdampak cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di Kecamatan Martapura Timur dan Kecamatan Astambul.
Di Kecamatan Martapura Timur, peristiwa angin puting beliung terjadi di Desa Pematang Baru RT 04 sekitar pukul 13.30 WITA. Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah warga mengalami kerusakan di bagian belakang rumah meliputi dapur, WC, dan gudang dengan ukuran sekitar 1,5 x 5 meter.
Bencana tersebut berdampak kepada satu kepala keluarga dengan total empat jiwa dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Penanganan di lokasi dilakukan oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjar bersama staf dan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banjar. Penyaluran bantuan turut disaksikan langsung oleh Camat Martapura Timur.
Sementara itu, cuaca ekstrem juga melanda Desa Benua Anyar Sungai Tuan RT 01 RW 01, Kecamatan Astambul sekitar pukul 14.00 WITA.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sebanyak 10 unit rumah terdampak dengan total 10 kepala keluarga dan 31 jiwa.
Sebagai bentuk respons cepat, tim BPBD Kabupaten Banjar langsung melakukan assessment dan pendataan terhadap rumah serta warga terdampak di kedua lokasi kejadian. Bantuan logistik juga disalurkan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
Penyaluran bantuan di Desa Benua Anyar Sungai Tuan dilakukan oleh Kasi Logistik BPBD Kabupaten Banjar bersama staf, Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banjar. Kegiatan tersebut turut disaksikan perangkat desa, unsur TNI, dan Polri.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memberikan penanganan cepat terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Pemerintah Kabupaten Banjar melalui BPBD Kabupaten Banjar terus melakukan penanganan cepat terhadap warga terdampak cuaca ekstrem. Bantuan logistik yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana,” ujar Wasis.
Ia menambahkan, bantuan dana untuk perbaikan rumah nantinya akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan masing-masing bangunan. Tim Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Banjar akan melakukan verifikasi serta identifikasi kerusakan sebelum bantuan disalurkan.
“Untuk bantuan dana nanti akan diberikan sesuai tingkat kerusakan rumah terdampak. Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi akan melakukan verifikasi dan identifikasi untuk menentukan tingkat kerusakannya,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.
BPBD Kabupaten Banjar terus berkoordinasi bersama aparat desa, kecamatan, TNI, Polri, dan pihak terkait lainnya guna memastikan penanganan terhadap warga terdampak dapat berjalan dengan baik dan optimal.









