pro1.id, BANJARBARU – Masjid Baiturrahman kembali melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban rutin pada Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah. Tahun ini, panitia menyembelih sebanyak 13 ekor sapi dengan melibatkan sekitar 75 orang panitia.
Ketua Pelaksana Ibadah Kurban Masjid Baiturrahman, Akhmad Gazali, mengatakan kegiatan penyembelihan dimulai sejak pukul 07.30 WITA hingga sore hari, termasuk proses pembagian daging kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, kami dari Masjid Baiturrahman mengadakan kepanitiaan rutin di tahun ini, tahun 1447 Hijriah. Dalam hal ini kami dipercayakan menyembelih 13 ekor sapi dengan jumlah peserta sebanyak 86 jiwa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pendaftaran peserta kurban dilakukan melalui media sosial dan pengumuman rutin masjid, baik melalui grup WhatsApp warga, grup takmir masjid, maupun pengeras suara setiap kegiatan Jumat dan hari besar Islam.
Untuk menjadi peserta kurban sapi, setiap orang dikenakan iuran sebesar Rp2.900.000. Biaya tersebut sudah termasuk dana operasional sebesar Rp200 ribu yang digunakan untuk kebutuhan penyembelihan dan kepanitiaan.
“Biaya itu digunakan untuk upah penyembelih, penjaga, pengulitan, konsumsi panitia, dan operasional lainnya,” jelasnya.

Pendaftaran peserta dilayani oleh tim media marketing yang terdiri dari beberapa pengurus dan jamaah masjid.
Menurut Akhmad Gazali, secara kuantitas jumlah hewan kurban di Masjid Baiturrahman relatif stabil dalam dua tahun terakhir, yakni berkisar antara 11 hingga 13 ekor sapi. Namun dari sisi kualitas, bobot sapi tahun ini dinilai lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
“Secara kualitas bobot sapi Alhamdulillah tahun ini sepertinya lebih baik, lebih besar,” katanya.

Panitia juga menyiapkan sekitar 1.200 kupon pembagian daging kurban yang diperuntukkan bagi warga di RT sekitar masjid, petugas masjid, bilal, serta jamaah aktif yang berada di luar wilayah sekitar masjid.
Dalam mekanisme pembagian, panitia menerapkan pembagian sesuai syariat Islam. Sepertiga bagian diberikan kepada peserta kurban, sedangkan dua pertiga lainnya dikelola panitia untuk dibagikan kepada masyarakat.
“Peserta kurban mendapatkan bagian daging dan tujuh kupon yang bisa diberikan kepada keluarga atau warga lainnya,” jelasnya.
Akhmad Gazali berharap pelaksanaan kurban tahun ini semakin baik dari sebelumnya, baik dari sisi penyembelihan, persiapan, pembagian tugas panitia, hingga identitas panitia yang kini dilengkapi seragam khusus agar lebih tertata dan mudah dikenali.









