Cakupan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Banjar Capai 51,4 Persen, SPPG Terbanyak di Kecamatan Martapura

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 11:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banjar terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, cakupan pelayanan program tersebut telah mencapai sekitar 51,4 persen dari total sasaran penerima manfaat di daerah tersebut.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Banjar, Shinta Aulia Armeynda, mengatakan jumlah peserta didik yang telah menerima manfaat program MBG mencapai sekitar 70 ribu orang.

“Perkembangan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Banjar saat ini telah mencapai sekitar 51,4 persen, dengan jumlah penerima manfaat kurang lebih 70 ribu peserta didik,” ujarnya, Senin (1/06/2026).

Menurut Shinta, jumlah tersebut berasal dari total sasaran sekitar 136 ribu peserta didik yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, serta lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Banjar.

Selain menyasar peserta didik, pihaknya kini mulai memperluas layanan kepada kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang menjadi prioritas dalam upaya peningkatan gizi masyarakat.

“Saat ini kami fokus memperluas pelayanan kepada kelompok 3B, yaitu balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Insya Allah mulai besok akan ada sekitar 11.250 penerima manfaat dari kelompok tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Layanan Adminduk Dekat ke Warga, Desa Antasan Senor Jadi Percontohan di Banjar

Shinta menambahkan, pengembangan layanan MBG di Kabupaten Banjar juga didukung dengan bertambahnya jumlah dapur SPPG yang beroperasi maupun yang masih dalam tahap persiapan.

Saat ini, terdapat 36 SPPG yang telah memperoleh Surat Keputusan (SK), sementara dapur SPPG yang baru diresmikan menjadi unit ke-37 di Kabupaten Banjar.

“Dari total tersebut, sebanyak 30 SPPG sudah beroperasi dan tujuh lainnya masih dalam tahap persiapan operasional,” katanya.

Ia menjelaskan, tujuh SPPG yang masih dalam tahap persiapan saat ini tengah melengkapi berbagai kebutuhan administrasi, pendataan penerima manfaat, hingga dokumen pendukung sebelum mulai beroperasi secara penuh.

Menurutnya, Kecamatan Martapura menjadi wilayah dengan jumlah SPPG terbanyak di Kabupaten Banjar. Saat ini terdapat 11 SPPG yang telah berjalan dan 10 unit lainnya masih dalam tahap persiapan.

“Untuk Kecamatan Martapura sendiri saat ini sudah ada 11 SPPG yang beroperasi. Kemudian akan ada tambahan 10 SPPG lagi yang sedang dipersiapkan, sehingga total nantinya mencapai 21 SPPG,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Siapkan Strategi Atasi Kenaikan Bapok Selama Program MBG Berlangsung

Shinta menilai peningkatan capaian Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan daerah.

“Peningkatan capaian target Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis membawa banyak dampak positif, di antaranya membantu menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak-anak bangsa, menciptakan lapangan pekerjaan, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan program tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MBG di Kabupaten Banjar.

“Kesuksesan capaian ini terwujud dari sinergi, kolaborasi, kerja sama, dan dukungan Pemerintah Kabupaten Banjar, berbagai instansi terkait, serta seluruh pihak yang terlibat dalam memaksimalkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Banjar,” pungkasnya.

Dengan terus bertambahnya jumlah dapur pelayanan gizi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap cakupan Program Makan Bergizi Gratis dapat semakin luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Mobil Angkutan Umum Terbakar di Halaman Masjid Al Karomah Martapura
Dapur SPPG Sekumpul 005 Diresmikan, Pemkab Banjar Tekankan Standar Kebersihan dan Pengawasan Ketat
Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Desa Lok Tunggul, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Pria Asal Banjarbaru Ditemukan Meninggal di Desa Penggalaman Martapura Barat
PT Baramarta Perseroda Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban, Bagikan 500 Kupon Daging untuk Masyarakat Sekitar
Pemkab Banjar Laksanakan Pemotongan Tiga Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga
BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Cuaca Ekstrem di Martapura Timur dan Astambul
Poli Bedah Umum RSUD Ratu Zalecha Ditutup Sementara, Layanan IGD Tetap Berjalan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:45 WITA

Mobil Angkutan Umum Terbakar di Halaman Masjid Al Karomah Martapura

Senin, 1 Juni 2026 - 11:37 WITA

Cakupan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Banjar Capai 51,4 Persen, SPPG Terbanyak di Kecamatan Martapura

Senin, 1 Juni 2026 - 11:26 WITA

Dapur SPPG Sekumpul 005 Diresmikan, Pemkab Banjar Tekankan Standar Kebersihan dan Pengawasan Ketat

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:45 WITA

Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Desa Lok Tunggul, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:38 WITA

Pria Asal Banjarbaru Ditemukan Meninggal di Desa Penggalaman Martapura Barat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Mobil Angkutan Umum Terbakar di Halaman Masjid Al Karomah Martapura

Senin, 1 Jun 2026 - 19:45 WITA