Coretan Diduga Vandalisme di Tugu 17 Mei Ditangani, DPRKPLH Sebut Perlu Treatment Khusus

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Penanganan coretan cat yang diduga merupakan aksi vandalisme pada Tugu 17 Mei di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, mulai dilakukan. DPRKPLH Kabupaten Banjar menyebut proses pembersihan membutuhkan perlakuan khusus karena material pada bagian tugu menggunakan jenis granit atau marmer.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup DPRKPLH Kabupaten Banjar, Muhammad Saupi, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeliharaan terhadap bagian tugu yang terdapat coretan tersebut.

“Untuk 17 Mei ini kami sudah melakukan kegiatan pemeliharaan. Namun memang karena jenis granit atau jenis marmer, perlu perlakuan khusus sehingga diperlukan treatment yang juga khusus,” ujar Saupi, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, kondisi material membuat proses pembersihan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Penanganan membutuhkan waktu agar upaya menghilangkan cat tidak justru merusak permukaan tugu.

Saupi menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan sementara, cat yang digunakan untuk membuat coretan diduga sudah meresap ke bagian dalam material marmer. Karena itu, petugas harus mencoba beberapa metode untuk mendapatkan cara yang paling sesuai.

Baca Juga :  Demi Kelancaran 5 Rajab, Ruas Jalan Sungai Sipai Diberlakukan Penutupan Sementara

“Posisi cat itu sedang meresap ke dalam marmer tersebut sehingga perlakuannya harus sedikit lebih ekstra untuk menghilangkannya,” jelasnya.

Saat ini, kata Saupi, pihaknya masih mencoba beberapa cara untuk mengetahui metode yang paling tepat. Hasil sementara menunjukkan kondisi coretan mulai berkurang, meski proses pembersihan belum dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

“Untuk saat ini mungkin sudah mulai berkurang. Harapan kami kalau sudah hampir tidak ada nanti akan kami poles lagi sehingga mendekati ke bentuk semula,” katanya.

Dalam penanganannya, DPRKPLH Banjar juga telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Gambut. Koordinasi tersebut sekaligus berkaitan dengan upaya menjaga dan mengawasi sarana publik di kawasan tersebut.

Saupi mengatakan penanganan untuk sementara dapat dilakukan oleh pihaknya. Namun, proses pemulihan membutuhkan waktu karena harus mempertimbangkan kondisi material tugu.

Terkait kapan coretan tersebut dibuat, Saupi menyebut informasi yang diterima petugas lapangan menunjukkan keberadaannya baru diketahui pada akhir bulan sebelumnya. Namun, ia memastikan temuan tersebut masih tergolong baru berdasarkan laporan yang diterima petugas.

Baca Juga :  BPBD Banjar Laksanakan Rakor Perhitungan Mandiri Indeks Ketahanan Daerah Tahun 2025

“Kalau tidak salah mungkin di akhir bulan kemarin sudah informasinya dari petugas kami yang ada di lapangan. Masih baru,” ungkapnya.

Tugu 17 Mei sendiri merupakan salah satu sarana publik yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Karena itu, Saupi mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas publik dan ruang terbuka hijau yang berada di wilayah Kabupaten Banjar.

Ia juga menyayangkan apabila fasilitas umum digunakan sebagai tempat untuk membuat coretan yang tidak semestinya. Menurutnya, sarana publik merupakan fasilitas yang keberadaannya dapat dinikmati bersama sehingga pemeliharaannya juga membutuhkan kepedulian masyarakat.

“Harapannya kembali lagi kepada masyarakat, kita sama-sama menjaga, memelihara sarana publik yang ada di wilayah Kabupaten Banjar. Sehingga ke depannya bisa kita nikmati bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis
BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:28 WITA

BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA