pro1.id, MARTAPURA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Kabupaten Banjar, menggelar acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Lapas pada Selasa (30/9/2025). Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, serta Staf Ahli Bupati Banjar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Dian Marliana, yang hadir mewakili Bupati Saidi Mansyur.
Pada kesempatan tersebut, Edi Mulyono resmi menuntaskan masa baktinya setelah lebih dari satu tahun menjabat. Dalam sambutan perpisahannya, ia menyampaikan rasa terima kasih sekaligus permohonan maaf.
“Selama memimpin di Karang Intan, saya mendapat dukungan yang sangat luar biasa dari berbagai pihak. Terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin, dan mohon maaf bila ada kekurangan,” tutur Edi.
Kepemimpinan Lapas kemudian dilanjutkan oleh Yugo Indra Wicaksi, pejabat sebelumnya yang menjabat sebagai Kalapas Kelas IIA Batam, Kepulauan Riau.
Yugo menilai penugasan barunya di Kalimantan Selatan merupakan pengalaman berharga sekaligus tantangan baru.
“Saya pernah bertugas dari wilayah timur hingga barat Indonesia. Kini di Karang Intan, tentu ada dinamika berbeda. Kami akan melanjutkan inovasi yang sudah dirintis sebelumnya dan memperkuat program pembinaan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan fokus kerja ke depan, yakni mendorong Lapas Karang Intan meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2026. Selain itu, perhatian utama tetap pada peningkatan kualitas pembinaan warga binaan.
“Kami ingin memperluas pengembangan UMKM, meningkatkan program ketahanan pangan, dan memperkuat pelatihan keterampilan. Harapannya, warga binaan bisa kembali ke masyarakat sebagai pribadi produktif, bukan residivis,” tegas Yugo.
Dalam kesempatan yang sama, Dian Marliana menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan lama sekaligus memberikan sambutan hangat untuk Kalapas baru.
“Atas nama Pemkab Banjar, kami berterima kasih kepada Bapak Edi Mulyono atas pengabdian dan kerja kerasnya. Selamat bertugas di tempat baru. Untuk Bapak Yugo, selamat datang di Karang Intan, semoga membawa Lapas ini semakin maju dan menjadi mitra penting bagi pemerintah daerah dalam pembinaan sumber daya manusia,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan pihak Lapas dalam mendukung program-program pembinaan, baik di bidang pelatihan maupun ketahanan pangan.









