pro1.id, GAMBUT – Puskesmas Gambut memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Pemeriksaan berlangsung di Pos Lapangan Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan, Senin (2/11/2026) pagi.
Pelayanan tersebut ditujukan untuk memantau kondisi kesehatan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar Sektor Gambut serta relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang setiap hari berjibaku menangani kebakaran di lapangan.
Perawat Puskesmas Gambut, Dwi Agustian Saputra, mengatakan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk dukungan tenaga medis untuk menjaga kebugaran petugas yang memiliki beban tugas cukup berat, bahkan harus bekerja hingga 24 jam.
“Peran kami yang utama untuk membantu menjaga kesehatan relawan. Karena mereka bertugas kadang full 24 jam, kadang ada yang daya tubuhnya turun,” ujar Dwi.

Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar menugaskan puskesmas terdekat untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada petugas di lapangan. Langkah tersebut juga menjadi upaya antisipasi apabila ada relawan yang mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan tugas.
Menurutnya, perhatian khusus diperlukan bagi petugas yang memiliki riwayat penyakit tertentu, termasuk asma, mengingat aktivitas pemadaman karhutla membutuhkan kondisi fisik yang prima.

“Terutama untuk menjaga daya tahan tubuh mereka yang utama,” tegasnya.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, detak jantung, serta konsultasi mengenai keluhan kesehatan. Tim medis juga menyiapkan obat-obatan dan vitamin untuk membantu mengatasi keluhan ringan yang dialami petugas.
“Karena relawan ini kadang ada keluhan sakit kepala atau penyakit lain, jadi kami siapkan obat dan vitamin,” tambahnya.
Pelayanan kesehatan tersebut dijadwalkan berlangsung rutin setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 Wita. Dalam pelaksanaannya, rata-rata terdapat lima hingga 10 petugas yang menjalani pemeriksaan setiap hari.
Dukungan layanan kesehatan ini diharapkan dapat membantu menjaga kondisi fisik petugas dan relawan selama menjalankan tugas penanganan karhutla. Dengan pemantauan secara rutin, mereka diharapkan tetap sehat dan mampu menjalankan tugas di lapangan secara optimal.















