Polda Kalsel Tinjau Langsung Korban Diduga Keracunan MBG, Wakapolda Tunggu Hasil Lab

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) ikut turun tangan menyusul insiden dugaan keracunan massal yang dialami para pelajar usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Martapura, Kabupaten Banjar.

Wakil Kepala Polda Kalsel, Brigjen Pol Dr. Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi, hadir langsung untuk memantau kondisi para siswa yang kini tengah dirawat di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Ia menyebut bahwa penyelidikan masih berlangsung dan belum bisa disimpulkan penyebab pasti kejadian.

“Kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Sampel makanan telah dikirim ke laboratorium di Surabaya untuk dianalisis,” jelas Brigjen Golkar Pangarso saat berada di lokasi, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga :  Dinas Perkim Banjarbaru Bergerak Cepat Bersihkan Sisa Beton di Bundaran Palam Usai Insiden Truk Gandeng

Menurutnya, hasil laboratorium tersebut akan menjadi acuan utama dalam mengetahui sumber penyebab insiden. Polda Kalsel juga telah mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari Satgas Pangan serta personel Polres Banjar dan Polres Banjarbaru guna memperkuat proses penyelidikan.

“Kami pastikan semua proses berjalan sesuai prosedur. Kami bekerja bersama tim ahli dari laboratorium untuk memastikan data yang didapat benar-benar akurat,” tambahnya.

Baca Juga :  DKPP Banjar Lakukan Pelepasan Ikan Belida Langka di Waduk Riam Kanan, Upaya Jaga Kelestarian Spesies Lokal Kalimantan

Dari informasi pihak rumah sakit, hingga saat ini masih ada 10 siswa yang menjalani perawatan karena mengalami gejala berat seperti muntah dan nyeri perut. Sementara sisanya mengalami gejala ringan dan sebagian besar telah dipulangkan.

“Jumlah siswa yang terdampak mencapai sekitar 130 orang. Namun sebagian besar kondisinya sudah mulai membaik,” ujarnya.

Polda Kalsel saat ini menunggu hasil final dari pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah benar makanan dari program MBG merupakan pemicu utama keracunan, sebelum mengambil langkah hukum atau administratif selanjutnya.

Berita Terkait

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai
BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau
Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan
Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian
Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37 WITA

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WITA

BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:55 WITA

Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:34 WITA

Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terbaru

Kabupaten Barito Kuala

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:20 WITA

Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:37 WITA