DKPP Banjar Lakukan Pelepasan Ikan Belida Langka di Waduk Riam Kanan, Upaya Jaga Kelestarian Spesies Lokal Kalimantan

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KALSEL – Upaya pelestarian ikan belida lokal Kalimantan kembali dilakukan melalui pelepasliaran seekor ikan belida ke habitat alaminya di kawasan Waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar,  Rabu (3/06/2026) lalu.

Pelepasliaran tersebut merupakan hasil koordinasi antara Balai Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Banjarmasin, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar. 

Kepala Bidang Pengembangan dan Pengawasan Usaha Perikanan DKPP Kabupaten Banjar, Siti Hadizah, menjelaskan ikan belida yang dilepasliarkan merupakan hasil penyerahan sukarela dari pelaku usaha ikan hias di Banjarmasin setelah dilakukan pengawasan oleh petugas PSDKP.

“Dalam kegiatan pengawasan, ditemukan adanya ikan belida yang diperdagangkan. Karena ikan tersebut termasuk satwa yang dilindungi penuh, pelaku usaha kemudian menyerahkannya secara sukarela untuk dikembalikan ke habitat alaminya,” ujarnya, Jumat (5/06/2026).

Baca Juga :  Bocah 8 Tahun Diduga Terseret Arus Sungai di Muara Toyu, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Setelah dilakukan koordinasi lintas instansi, Waduk Riam Kanan dipilih sebagai lokasi pelepasliaran karena masih menjadi salah satu kawasan yang mendukung keberlangsungan hidup ikan belida lokal Kalimantan.

Ikan yang dilepasliarkan memiliki panjang sekitar 50 sentimeter dengan lebar kurang lebih 15 sentimeter. Namun, jenis kelaminnya belum dapat dipastikan saat proses pelepasliaran dilakukan.

Menurut Siti Hadizah, keberadaan ikan belida di perairan Kabupaten Banjar masih ditemukan meski populasinya terus memerlukan perhatian dan perlindungan.

“Di kawasan Waduk Riam Kanan masih terdapat habitat alami ikan belida. Harapannya ikan yang dilepasliarkan ini dapat beradaptasi, berkembang biak, dan membantu menjaga kelestarian populasinya di alam,” katanya.

Baca Juga :  Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut

Ia menambahkan, kegiatan pelepasliaran turut melibatkan sejumlah pihak, mulai dari PSDKP Banjarmasin, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, DKPP Kabupaten Banjar, hingga unsur pemerintah kecamatan setempat.

Perlindungan terhadap ikan belida sendiri mengacu pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 tentang jenis ikan yang dilindungi. Dalam aturan tersebut, ikan belida lokal Kalimantan masuk dalam kategori satwa yang dilindungi sehingga tidak diperbolehkan untuk diperdagangkan.

Melalui langkah pelepasliaran ini, pemerintah berharap keberadaan ikan belida sebagai salah satu kekayaan hayati khas Kalimantan dapat terus terjaga dan tidak mengalami penurunan populasi di habitat alaminya.

Berita Terkait

Harga Ikan Nila di Kabupaten Banjar Turun Pasca Iduladha, Komoditas Lain Masih Stabil
Harga Oli Merangkak Naik, Bengkel dan Pengendara Motor di Martapura Mulai Terbebani
Pemkab Banjar Genjot Optimalisasi PBB-P2, Pembakal dan Lurah Dilibatkan Tingkatkan PAD
BPBD Banjar Gelar Gladi Penanggulangan Karhutla, Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel dan Relawan Desa Sungai Rangas Tengah
Puluhan Atlet Veteran Ramaikan Festival Olahraga Masyarakat BAVETI 2026 di Martapura
Mobil Angkutan Umum Terbakar di Halaman Masjid Al Karomah Martapura
Cakupan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Banjar Capai 51,4 Persen, SPPG Terbanyak di Kecamatan Martapura
Dapur SPPG Sekumpul 005 Diresmikan, Pemkab Banjar Tekankan Standar Kebersihan dan Pengawasan Ketat

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:16 WITA

Harga Ikan Nila di Kabupaten Banjar Turun Pasca Iduladha, Komoditas Lain Masih Stabil

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:59 WITA

DKPP Banjar Lakukan Pelepasan Ikan Belida Langka di Waduk Riam Kanan, Upaya Jaga Kelestarian Spesies Lokal Kalimantan

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:00 WITA

Harga Oli Merangkak Naik, Bengkel dan Pengendara Motor di Martapura Mulai Terbebani

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:45 WITA

Pemkab Banjar Genjot Optimalisasi PBB-P2, Pembakal dan Lurah Dilibatkan Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:53 WITA

BPBD Banjar Gelar Gladi Penanggulangan Karhutla, Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel dan Relawan Desa Sungai Rangas Tengah

Berita Terbaru