Banjar Genjot Kemampuan Kader Posyandu, Targetkan Penurunan Stunting Lebih Cepat

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:52 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan kader posyandu

Pelatihan kader posyandu

pro1.id, BANJARBARU –  Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat langkah pencegahan stunting. Salah satunya melalui pelatihan peningkatan kapasitas bagi kader Posyandu yang digelar di Hotel Roditha, Banjarbaru, Selasa (2/12/2025).

Pelatihan ini dipandang penting karena Posyandu menjadi layanan terdepan yang bersentuhan langsung dengan keluarga, ibu hamil, dan balita.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Banjar, Khairullah Anshari, menuturkan bahwa peningkatan kemampuan kader bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi dari strategi besar percepatan penanganan stunting.

“Jumlah Posyandu kita mencapai 400, dengan sekitar lima ribu kader yang bekerja di lapangan. Sebanyak apa pun inovasi yang dibuat, semuanya harus bermuara pada keberhasilan menekan stunting,” ucapnya.

Baca Juga :  Posyandu Rampah Layani 45 Warga, Lansia hingga Balita Dapat Pemeriksaan Kesehatan

Ia menyebut, pelatihan ini juga menjadi momen untuk memastikan kader tetap memahami acuan pelayanan terbaru.

“Hal-hal dasar seperti ASI eksklusif dan pemberian makanan tambahan (PMT) tetap menjadi inti pembahasan, karena terbukti sangat menentukan kualitas gizi anak,” jelasnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, menambahkan bahwa peserta pelatihan merupakan 50 kader terpilih dari 25 Puskesmas. Setiap Puskesmas mengirim dua kader yang dinilai mampu menjadi penggerak di wilayah masing-masing.

“Kegiatan ini tidak hanya memperbarui pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi agar kader benar-benar memahami tugas penting mereka, apalagi angka stunting kita masih cukup tinggi,” katanya.

Baca Juga :  BPBD Banjar Tingkatkan Kemampuan Personel Lewat Pelatihan Penyelamatan di Air

Karena keterbatasan anggaran, pelatihan tidak bisa dilakukan secara besar-besaran. Dinkes pun menerapkan metode training of trainers, atau pelatihan berjenjang, sehingga kader yang hadir diharapkan menyebarkan ilmunya kepada rekan-rekan lainnya di kecamatan.

“Kami memilih kader yang memiliki kemampuan dasar yang kuat agar mereka bisa menjadi rujukan bagi kader lain,” tambah Noripansyah.

Dengan penguatan kapasitas ini, Pemkab Banjar berharap kualitas pelayanan Posyandu semakin meningkat dan mampu memberikan dampak langsung terhadap penurunan kasus stunting di daerah.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA